Thursday, 22 Oct 2020

PT Serikat Putra Dinilai Lalai dan Amatiran, Limbah Cemari Sungai Kerumutan

news24xx


PT Serikat Putra Dinilai Lalai dan Amatiran, Limbah Cemari Sungai Kerumutan/R24PT Serikat Putra Dinilai Lalai dan Amatiran, Limbah Cemari Sungai Kerumutan/R24

NEWS24.CO.ID -Limbah PT Serikat Putra meluber ke Sungai Kerumutan, yang mengakibatkan air sungai berubah menjadi kotor dan mencemari lingkungan. Anggota DPRD Pelalawan Nazarudin Arnaz mempertanyakan profesionalitas perusahaan tersebut.

"Kejadiannya pagi tadi. Sangat disayangkan, amatiran sekali. Masak kayak gini kerja PT Serikat Putra,"kata Nazarudin Arnaz kepada Riau24.com, Selasa 28 Juli 2020.


Read More : Pekerja Kebun Berusia 50 Tahun di Pelalawan Cabuli Anak Majikannya Sendiri

Arnaz juga menilai, PT Serikat Putra tidak mau bersahabat dengan lingkungan. SP disebutnya juga, mencari dan mencari masalah terus. "Belum clear persoalan lama, ini buat lagi persoalan baru,"tambahnya.

Nazar juga mengatakan, selama ini Sungai Kerumutan sudah terjadi pendangkalan, akibat ekspoitasi PT Serikat Putra yang sampai kebibir sungai.

"Hari ini mereka genangi pulak sungai itu dengan limbah. Sangat keterlaluan sudah. Lalai atau sengaja tak taukah,"pungkas Nazarudin Arnaz.

Sementara itu Hasil pemeriksaan sementara dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pelalawan, terhadap meluapnya limbah PT Serikat Putra ke Sungai Kerumutan, karena kebocoran di Land Aplikasi.

"Hasil pemeriksaan sementara kita dilapangan, ada kebocoran di Land aplikasi milik PT Serikat Putra,"kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pelalawan Eko Novitra kepada Riau24.com, Selasa, 28 Juli 2020.


Read More : Tembus 500 Warga Pelalawan Terkonfirmasi Covid-19

Kebocoran di Land aplikasi ini yang mengalir ke Sungai Kerumutan. "Jadi kita juga sudah ambil sampel air tadi. Nanti akan kita kirim ke laboratorium PU di Pekanbaru,"tambah Eko.

DLH Kabupaten Pelalawan sebut Eko, juga akan mengkaji lebih dalam dampak dari masuknya limbah perusahaan PT Serikat Putra tersebut ke Sungai Kerumutan. Apa pengaruh terhadap DAS Sungai Kerumutan karena limbah ini, akan dikaji oleh DLH Pelalawan. "Kalau seperti ini, kalau tidak sengaja, ya kelalaian,"pungkas Eko. (R24/ardi)





Loading...