Sunday, 20 Jun 2021

Pemprov Riau Sambut Baik Pembangunan Pipa Gas Bumi Dumai-Sei Mangke

news24xx


Pemprov Riau Sambut Baik Pembangunan Pipa Gas Bumi Dumai-Sei MangkePemprov Riau Sambut Baik Pembangunan Pipa Gas Bumi Dumai-Sei Mangke

NEWS24.CO.ID -Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH-Migas) menggelar Focus Group Discussion (FGD) rencana pembangunan pipa transmisi gas bumi Dumai-Sei Mangke, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Kamis 12 November 2020 di salah satu hotel di Pekanbaru. 


Read More : Penciuman Hilang, Kapolres Pelalawan Positif Corona Dirawat di Awal Bros dan Tetap Minta Nasi Padang


Kepala Dinas ESDM Riau, Indra Agus Lukman yang juga Pjs Bupati Siak menyambut baik rencana pembangunan pipa transmisi gas bumi Dumai-Sei Mangke. Karena menurutnya rencana tersebut merupakan langkah yang tepat. 

"Namun semua harus didukung dengan perecanaan yang baik dan sumber daya yang memadai. Sehingga pipa transmisi Dumai-Sei Mangke dapat terealisasi, mengingat penyediaan gas di wilayah Sumatera sangat dibutuhkan," kata dia.

"Begitu juga kami berharap pemerintah daerah yang dilewati pipa transmisi dapat berperan penting dalam penyediaan gas, karena kebutuhan gas di Riau setiap tahun mengalami peningkatan," sambungnya. 

Pemprov Riau berharap dengan adanya pembangunan pipa transmisi ruas Dumai-Sei Mangke dapat memberi dampak menggerakkan roda perekonomian masyarakat, dan menyerap tenaga kerja lokal, serta bisa meningkatkan Jagas untuk rumah tangga. 

"Karena sejauh ini Jargas rumah tangga di Riau baru tersambung di Kota Pekanbaru dan Dumai. Sementara kabupaten kota lainnya belum tersambung," tutupnya. 



Read More : LAMR Pelalawan: Penebangan Sialang oleh PT Arara Abadi, Upaya Pemusnahan Aset Adat dan Pelecehan Marwah Masyarakat Adat


Untuk diketahui pembangunan pipa transmisi tersebut akan melewati tujuh kabupaten kota, dua daerah diantaranya terdapat di Riau yakni Dumai dan Rohil. Sedangkan lima daerah berada di Sumut. Kemudian sepanjang pipa transmisi gas bumi Dumai-Sei Mangke ini juga melintasi 3,8 juta penduduk. (R1/wira)





Loading...