Friday, 02 Dec 2022

Tingkatkan Pariwisata Melalui Aceh Percussion Festival 2022

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan Festival Perkusi Aceh 2022 membantu mendorong promosi pariwisata provinsi paling barat Indonesia itu.

“Acara ini merupakan upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan kegiatan, mendorong promosi pariwisata, dan memberdayakan pariwisata kreatif,” kata Sandiaga Uno dalam pidato virtualnya saat pembukaan Festival Perkusi Aceh 2022 yang diadakan di Bustanussalatin Park, Sabtu. malam.


Read More : 5 Tempat Liburan Ranch yang Wajib Dikunjungi untuk Keluarga di Jabodetabek

Perkusi Aceh bertema “Permata di Tanah Serambi” berhasil diikutsertakan dalam salah satu Acara Karisma Nusantara (KEN) 2022 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Aceh khususnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dan semua pihak yang telah berpartisipasi mendukung terselenggaranya kegiatan Perkusi Aceh 2022 di Banda Aceh,” ujarnya.

Kementerian telah mendukung penuh pengembangan pariwisata di Aceh agar menjadi destinasi wisata yang lebih berdaya saing dengan menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan dan budaya berkelanjutan.

“Saya berharap kegiatan ini dapat memotivasi dan mendorong para pelaku industri pariwisata dan kreatif serta UKM untuk tetap optimis dan terus berinovasi demi pemulihan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki mengatakan alat musik tradisional Aceh bernama Rapai, merupakan calon bintang ekonomi kreatif berbasis budaya dan kearifan lokal.



Read More : Keindahan Pulau Kumala, Wisata Tenggarong Yang Nyaman Untuk Liburan Keluarga

“Rapai merupakan peluang untuk memberdayakan industri kreatif dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi karena sudah mulai diekspor ke luar negeri,” ujarnya dalam sambutan tertulis yang dibacakan Iskandar Syukri, staf ahli Gubernur Aceh.

Aceh Percussion Festival tahun ini juga diikuti oleh grup perkusi dari Singapura, Jepang dan Thailand, kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Almuniza Kamal.

"Grup dari Singapura tampil di kamp perkusi di Leupung, sedangkan grup perkusi dari Jepang dan Thailand tampil secara virtual," katanya.

Kelompok perkusi domestik yang berpartisipasi dalam festival ini antara lain dari Provinsi Kepulauan Riau, Bandung dan Depok (Provinsi Jawa Barat), serta Jakarta.

Selain itu, grup perkusi lokal dari Aceh Utara , Pidie, Pidie Jaya, Aceh Barat, dan Gayo Lues juga akan tampil di Bustanussalatin Park selama Festival Perkusi Aceh.





Loading...