Friday, 02 Dec 2022

Tingkat Hunian Hotel di Nusa Tenggara Barat Mengalami Penurunan

news24xx


Foto: Tingkat Hunian Hotel di Nusa Tenggara Barat Mengalami PenurunanFoto: Tingkat Hunian Hotel di Nusa Tenggara Barat Mengalami Penurunan
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Kepala Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat Wahyudin mengatakan okupansi hotel berperingkat tinggi di kawasan itu sepanjang Juni tahun ini tumbuh 38,73 persen atau 6,38 poin dibandingkan Mei. 

Meskipun pertumbuhan bulanan ini, okupansi secara year-on-year sebenarnya menunjukkan penurunan. 


Read More : 5 Tempat Liburan Ranch yang Wajib Dikunjungi untuk Keluarga di Jabodetabek

“Dibandingkan dengan tingkat hunian Juni 2021 sebesar 39,92 persen, tahun ini menunjukkan penurunan 1,19 poin,” kata Wahyudin. 

Sementara itu, okupansi hotel non bintang pada Juni 2022 tercatat sebesar 20,66 persen, meningkat 1,34 poin dibandingkan Mei yang sebesar 19,32 persen. 

Dibandingkan dengan okupansi hotel non bintang pada Juni 2021 sebesar 13,74 persen, okupansi untuk Juni 2022 mengalami peningkatan sebesar 6,92 poin.

Rata-rata lama menginap tamu di hotel berbintang pada bulan Juni 2022 adalah 1,97 hari. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,06 hari dibandingkan lama menginap pada Mei 2022 yang sebesar 2,03 hari.



Read More : Keindahan Pulau Kumala, Wisata Tenggarong Yang Nyaman Untuk Liburan Keluarga

Sementara itu, lama menginap tamu di hotel non bintang pada Juni 2022 tercatat 1,41 hari. Angka ini naik 0,07 hari dibandingkan lama menginap Mei 2022 yang sebanyak 1,34 hari.

Wahyudin mengatakan, dari sisi pengunjung, tercatat ada 68.205 tamu yang menginap di hotel berbintang pada Juni 2022. 

Tamu tersebut terdiri dari 63.296 tamu domestik (92,80 persen) dan 4.909 tamu internasional (7,20 persen).

Jumlah tamu yang menginap di hotel non bintang pada bulan Juni 2022 sebanyak 52.559 orang. 

Angka tersebut terdiri dari 48.773 tamu domestik (93,28 persen) dan 3.786 tamu internasional (6,72 persen).





Loading...