Friday, 19 Apr 2024

Memahami 2 Penyebab Anak Menderita Anemia, Begini Penjelasan Dokter Spesialis Anak

news24xx


Memahami 2 Penyebab Anak Menderita Anemia, Begini Penjelasan Dokter Spesialis AnakMemahami 2 Penyebab Anak Menderita Anemia, Begini Penjelasan Dokter Spesialis Anak
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Anemia pada anak sedikit berbeda dengan anemia pada orang dewasa.

Dalam kehidupan masyarakat, anemia sering disebut sebagai kondisi kekurangan darah.

Pasalnya masyarakat lebih sering menyebut anemia dengan istilah kurang darah.

Anemia disebabkan karena kandungan hemoglobin dalam sel darah merah berkurang.

Baca juga: Apakah Gesekan Penis ke Dalam Vagina dengan Cepat saat Hubungan Seksual Menyebabkan Penis Lecet?

Hemoglobin merupakan suatu protein untuk mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Pada saat kadar hemoglobin di dalam darah anak berkurang maka penghantaran oksigen ke seluruh tubuh juga berkurang.

Hal ini tentu akan berpengaruh pada tumbuh kembang seorang anak.

Bisa dibayangkan, karena oksigen dibutuhkan oleh seluruh sel di dalam tubuh, maka jika sel-sel tubuh kekurangan oksigen, pasti tumbuh kembang seorang anak terganggu.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Devie Kristiani, Sp.A yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 13 Juli 2023.

Baca juga: 9 Upaya Cegah Diabetes, Ayo Mulai dari Sekarang!

Faktor penyebab kadar hemoglobin penderita anemia dibawah normal

Menurut dr. Devie, ada dua penyebab besar anemia pada anak.

Pertama adalah ketika tubuh anak tidak bisa memproduksi cukup sel darah merah atau memproduksi gemoglobin dengan cukup.

Kondisi ini disebabkan oleh beragam faktor, namun penyebab paling banyak di Indonesia adalah anemia karena kekurangan zat besi.

Zat besi ini sangat dibutuhkan oleh anak untuk membentuk hemoglobin dan membentuk sel darah merah.

Pada saat tubuh seorang anak kekurangan sel darah merah dan zat besi, maka pembentukan hemoglobin atau sel darah merah juga akan berkurang karena anak akan menderita anemia.

"Jadi bisa karena berkurangnya produksi atau bisa karena bertambahnya pengeluaran atau penghancuran sel darah merah.

Contohnya adalah pada beberapa kondisi yang disebut sebagai thalasemia.

Kondisi ini juga banyak terjadi di negara kita dimana seorang anak itu memiliki sel darah merah yang umurnya itu pendek, tidak sama dengan umur sel darah merah yang normal.

Jadi kalau umur sel darah merah normal itu 120 hari, maka pada penderita thalasemia umurnya lebih pendek dari 120 hari," jelas dr. Devie Kristiani, Sp.A.

Baca juga: Pekerja Kantoran Harus Lakukan 5 Aktivitas Ini untuk Jaga Kesehatan Jantung

Jadi ada dua pembagian besar penyebab anemia.

Pertama, karena produksinya berkurang dan yang kedua karena banyak sel darah merah yang keluar atau dihancurkan oleh tubuh.

Klik di sini untuk mendapatkan referensi vitamin guna meningkatkan daya tahan tubuh.

Penjelasan Dokter Spesialis Anak, dr. Devie Kristiani, Sp.A dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 13 Juli 2023.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lainnya di sini.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Sumber : TRIBUNNEWS.COM





Loading...