Wednesday, 28 Jul 2021

Harus Segera Antisipasi, Sadari 9 Dampak Diabetes Bagi Tubuh

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Gejala diabetes yang paling mudah dikenali adalah kadar gula darah yang tinggi. Ada berbagai faktor penyebab diabetes, di antaranya gaya hidup yang tidak sehat, terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat dan pemanis buatan, serta fungsi pankreas yang tidak optimal.

Sebagai acuan untuk membedakan diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah fungsi pankreas dalam memproduksi dan mengelola insulin. Meski diabetes bukanlah penyakit, namun disebut sebagai gangguan metabolisme, artinya Anda perlu mengantisipasinya sebelum mengalaminya.

Namun jika Anda memiliki gangguan metabolisme terutama diabetes, maka ubahlah gaya hidup Anda dan makanlah yang sehat serta konsultasikan dengan ahlinya pengobatan apa yang tepat untuk mengembalikan tingkat metabolisme dalam tubuh.


Read More : Psoriasis Bukan Hanya Penyakit Kulit, Tapi Jangan Khawatir Itu Tidak Menular

Diabetes disebut sebagai gangguan metabolisme, karena tubuh tidak dapat memproses asupan gula dalam tubuh. Sehingga kadar gula darah meningkat dan mengganggu kinerja organ lain dalam tubuh. Efek dari penyakit diabetes antara lain sebagai berikut:

Mengganggu sistem kardiovaskular
Gula darah yang tinggi dapat menurunkan kapasitas pembuluh darah. Apa yang awalnya elastis menjadi lebih sempit dan memiliki efek menghalangi aliran darah. Dilansir Medical News Today, Jumat 18 Juni, karena aliran darah tersumbat, oksigen dan suplai darah berkurang.

Menurut laporan Centers for Disease Control and Prevention di Amerika Serikat, terdapat 74 persen kasus diabetes pada orang dewasa yang diikuti oleh hipertensi. Dan kerusakan pembuluh darah dapat memicu penyakit mikrovaskuler termasuk serangan jantung, stroke, dan penyakit arteri perifer.

Mengalami luka dan infeksi
Luka dan infeksi disebabkan oleh aliran darah yang tidak mencukupi dan kebutuhan untuk melawan infektan dan menyembuhkan luka terhambat. Retinopati atau luka yang tidak sembuh-sembuh pada penderita diabetes bersifat permanen, seperti mata, ginjal, dan paling sering kaki.

Neuropati atau kerusakan saraf
Kerusakan saraf merupakan komplikasi umum yang dialami oleh penderita diabetes. Neuropati dapat mempengaruhi bagian tubuh mana pun termasuk yang dikendalikan oleh saraf otonom seperti pencernaan. Gejala lain yang dialami adalah mati rasa terutama pada paha, betis, telapak kaki, jari kaki, lengan, tangan dan jari tangan.



Read More : Tragis, Pria Ini Hampir Meninggal Karena Stroke Setelah Masturbasi

Merusak pembuluh darah di ginjal dan sistem saluran kemih
Masih terkait dengan pembuluh darah, efek diabetes sangat fatal jika tidak segera ditangani. Termasuk efeknya pada kerusakan ginjal yang tidak mampu menyaring limbah dari darah, akhirnya mengalami gagal ginjal.

Penurunan indra penglihatan
Dalam jangka pendek, diabetes memiliki efek mengurangi indera penglihatan atau penglihatan kabur. Dalam jangka panjang dapat menyebabkan glaukoma, retinopati diabetik, edema makula, dan katarak.

Mengganggu pencernaan
Gangguan pencernaan yang disebabkan oleh diabetes disebut gastroparesis, yaitu sistem pencernaan tidak mampu secara optimal memindahkan makanan dari lambung ke usus kecil. Gejalanya antara lain merasa mual, muntah, mengalami refluks asam, kembung, sakit perut, dan penurunan berat badan yang drastis.

Masalah kondisi kulit
Diabetes memang bisa berdampak secara keseluruhan, termasuk pada kulit. Jika Anda menderita diabetes, seseorang akan memiliki kulit kering, tag kulit, infeksi bakteri, infeksi jamur, gatal-gatal, dermopati diabetik, dan retinopati.

Kesuburan menurun
Kesuburan atau kesuburan seksual dapat menurun akibat diabetes, hal ini disebabkan kerusakan sistem saraf otonom yang mempengaruhi fungsi seksual. Pengaruh ini dapat dialami baik oleh pria maupun wanita. Pada wanita, menstruasi yang tidak teratur juga sering terjadi karena kadar gula darah yang tinggi.

Efek pada kesehatan mental
Bukan hanya tubuh fisik yang fungsinya menurun hingga terganggu. Kondisi mental juga berpotensi dipengaruhi oleh gula dalam darah. Diabetes dapat mempengaruhi kesehatan mental termasuk kekhawatiran, kecemasan, stres, dan depresi.

Mengingat efek diabetes pada tubuh tidak sesederhana yang dibayangkan, maka harus diantisipasi.





Loading...