Thursday, 13 May 2021

Sering Gemetar Saat Berbuka Puasa? Hati-Hati Dengan Hipoglikemia...

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Puasa di bulan Ramadhan berarti harus menahan rasa lapar dan haus sejak terbit hingga terbenam. Saat sahur, Anda wajib mengonsumsi makanan yang banyak mengandung nutrisi dan buah-buahan agar tubuh kuat saat berpuasa.

Namun saat berbuka puasa, biasanya menu yang menjadi andalan disantap adalah jajanan gorengan dan makanan yang berasa manis.

Selain rasanya yang enak, makanan manis juga dipercaya bisa mengembalikan energi yang hilang setelah berpuasa seharian.

Ya itu benar.


Read More : Sulit Tidur? Mungkin 4 Hal Ini yang Menjadi Penyebabnya

Glukosa yang terkandung dalam makanan manis dapat meningkatkan kadar gula darah sehingga tubuh yang tadinya lemah dapat memperoleh kembali energinya. Namun sayangnya, jika terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat berbuka puasa justru dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Pasalnya, konsumsi makanan manis berlebihan saat berbuka puasa bisa mengakibatkan hipoglikemia atau kadar gula terlalu rendah. Padahal sebelumnya telah disebutkan bahwa gula dapat membantu memulihkan tingkat energi dengan cepat setelah seharian berpuasa.

Ternyata, manfaat ini hanya didapat jika mengonsumsi makanan manis dalam batas normal, tidak berlebihan.

Melansir laman Herstory, berbuka manis, apalagi dengan karbohidrat kompleks seperti kolak, es buah, atau es kelapa bisa menyebabkan glukosa darah naik dengan cepat. Setelah itu akan mengakibatkan produksi insulin meningkat kemudian glukosa turun drastis, dan terjadi hipoglikemia.

Lalu, apa saja ciri-ciri jika seseorang mengalami hipoglikemia sesaat?



Read More : Selaput Dara, Antara Mitos dan Fakta, Berikut Hal Penting yang Harus Diketahui Jika Tidak Ingin Terjerumus ke Dalam Fitnah

Nah, jika Anda tiba-tiba merasakan gejala seperti emas, cemas, gemetar, jantung berdebar-debar, keringat berlebih, kebingungan, sulit berbicara, mual, dan sakit kepala setelah berbuka puasa, bisa jadi Anda mengalami hipoglikemia.

Tidak perlu panik saat hipoglikemia melanda karena kondisi ini hanya terjadi sesaat. Yang perlu Anda lakukan hanyalah istirahat sejenak lalu minum air putih untuk menetralkan kadar gula darah yang rendah. Jika dalam 24 jam gejala di atas tidak kunjung hilang, maka sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter.

Agar terhindar dari hipoglikemia, Anda tetap harus mengontrol asupan gula saat berbuka puasa agar tetap sehat selama berpuasa.





Loading...