Wednesday, 28 Jul 2021

Rusia Kembangkan Pelempar Granat Baru, Akurat Menembak Tank Dari Jarak 1.000 Meter

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Kemampuan militer Rusia akan segera menjadi semakin menakutkan, seiring rencana untuk mengembangkan peluncur granat yang mampu mengenai tank dari jarak jauh.

Hal ini sejalan dengan pengembangan yang dilakukan oleh Bazalt Research and Production Association (bagian dari Techmash Group dalam perusahaan teknologi negara Rostec), untuk meningkatkan akurasi tembakan peluncur granat RPG-7V2, hingga 1.000 meter atau 1 kilometer. .

"RPG-7V2 telah diterima untuk digunakan. Namun, pengembangannya saat ini sedang dilakukan di bawah kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia, untuk meningkatkan akurasi tembakannya," jelas kepala Biro Desain Bazalt Nikolai Sereda. dilansir TASS, Selasa 15 Juni.


Read More : Dicekal Oleh AS, Huawei Dan ZTE Berhasil Mengontrol Pasar 5G Global Sebagai gantinya

Sereda mengatakan spesialis akan meningkatkan akurasi peluncur granat dengan pandangan baru. Saat ini, RPG-7V2 menawarkan akurasi sekitar 40-50 cm per 150 meter dari jarak tembak langsung.

“Ada kebutuhan untuk menembak pada jarak yang lebih jauh, hingga satu kilometer. Dan itu harus mengenai tank pada jarak seperti itu. Itu sebabnya perlu untuk meningkatkan ini. Akurasi untuk mendapatkan kemampuan untuk mengenai target dan menyerang tank bahkan di jarak tembak sampai 1 kilometer. Akurasi tembak sampai lima meter,” jelasnya.

Perkembangan ini bertepatan dengan peringatan 60 tahun peluncur granat RPG-7 legendaris pada 15 Juni 2021 kemarin. Pertama kali diproduksi pada tahun 1958, peluncur granat, yang sekarang digunakan di 80 negara, mulai beroperasi dengan militer Rusia pada 15 Juni 1961.

Untuk mendukung pengembangan jarak tembak ini, peluru baru juga dikembangkan dengan menggunakan metode yang tidak konvensional.

“Amunisi baru untuk RPG-7V2 kini telah dikembangkan. Ini memiliki penunjukan 01 (produksi serial), telah lulus uji coba negara, dan menggunakan metode yang tidak konvensional untuk menyerang dan melumpuhkan pasukan musuh,” jelas Sereda.



Read More : NASA Membawa Cumi-Cumi ke Luar Angkasa Dengan Roket SpaceX

Dijelaskannya, peluru baru ini 30 persen lebih efisien dari sebelumnya, meningkatkan efek penetrasi armor, termobarik dan fragmentasi amunisi.

“Amunisi baru lebih canggih, 20-30 persen lebih efisien dari pendahulunya, lebih efektif, mampu mengenai berbagai target di medan perang, termasuk menembus armor paling canggih dan reaktif,” kata Sereda.

Untuk diketahui, amunisi peluncur granat RPG-7 Rusia yang tersedia saat ini mampu menyerang berbagai target, dari tank hingga helikopter.





Loading...