Thursday, 13 May 2021

Jeff Bezos Protes NASA Terkait Kontrak Proyek Artemis

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Perusahaan antariksa Blue Origin milik Jeff Bezos memprotes keputusan NASA memilih SpaceX untuk mengerjakan proyek luar angkasa ke Bulan. Kontrak tersebut dinilai terlalu terburu-buru.

"NASA telah melakukan akuisisi cacat terhadap program Sistem Pendaratan Manusia dan memindahkan rencana proyek pada menit terakhir," tulis Blue Origin dalam pernyataan yang dikutip The Verge, Selasa, 27 April.


Read More : Verizon Menjual Yahoo To Apollo Global Management Senilai Rp 72,1 Triliun

Blue Origin menyebut keputusan NASA "berisiko tinggi" dengan menghilangkan peluang bagi produsen pesaing lainnya. Protes telah diajukan ke Kantor Akuntabilitas Pemerintah (GAO) sejak SpaceX memenangkan kontrak NASA senilai $ 2,9 miliar.

Dalam protes tersebut, Blue Origin menuduh NASA tidak memperhitungkan perusahaan lain yang telah mengajukan proposal untuk proyek pendaratan manusia di bulan. Blue Origin meminta GAO untuk merekomendasikan NASA membatalkan kontrak proyek dengan SpaceX dan menyelenggarakan kembali kompetisi secara adil dan terbuka.

"Badan (NASA) mendukung evaluasi SpaceX dengan meminimalkan risiko signifikan dalam desain dan jadwal SpaceX, sambil memaksimalkan risiko yang sama atau serupa dalam proposal Blue Origin. Evaluasi seperti itu tidak masuk akal dan merugikan Blue Origin," kata Blue Origin.



Read More : Toyota Pamer Prototipe Mobil Listrik BZ4X Di Auto Shanghai 2021

Perlu diketahui, kontrak pendarat bulan merupakan inti dari program Artemis NASA untuk mengirim astronot kembali ke bulan sejak misi Apollo. Ini adalah batu loncatan besar sebelum misi selanjutnya untuk mencapai Mars.

Tahun lalu, Kongres AS mengalokasikan USD 850 juta dari USD 3,3 miliar yang diminta NASA untuk mengadakan proyek manusia-ke-bulan.

Roket Starship SpaceX dipilih untuk mengerjakan proyek tersebut, daripada Blue Origin, Northrop Grumman, Lockheed Martin atau Draper.





Loading...