Tuesday, 24 Nov 2020

Hujan Meteor Hiasi Langit Bumi Pada Malam Ini

news24xx


Dok NASA.Dok NASA.

NEWS24.CO.ID - NASA menyampaikan informasinya melalui media sosial, pada malam ini, langit di Bumi akan dihiasi hujan meteor Leonid. 

Menurut American Meteor Society (AMS), hujan Leonid akan mencapai puncaknya pada 16 hingga 17 November atau malam ini.

Untuk diketahui, hujan meteor Leonid terjadi akibat komet 55P/Tempel-Tuttle yang memiliki orbit 33 tahun mengeliling matahari. 

AMS juga menyatakan bahwa Leonid tumpang tindih dengan hujan meteor Taurid Utara yang mencapai puncaknya pada 11 hingga 12 November.

Ketika komet 55P/Tempel-Tuttle kembali pada tahun 2031 dan 2064, kemungkinan akan ada lebih dari 100 meteor per jam. Namun sampai saat itu tiba, pengamat hanya melihat 15 pancuran per jam dengan ledakan lemah yang mungkin terjadi sesekali ketika Bumi lewat dekat jejak puing.

"Hujan meteor ini disebut Leonid karena meteor tampaknya berasal dari titik konstelasi Leo," jelas pihak NASA dalam pernyataannya, seperti dikutip dari Fox News, Selasa (17/11/2020).

Badai Meteor Leonid terjadi pada 2002. Badai itu dikenal dengan bola api dan meteor penahan tanah. Bola api itu adalah ledakan cahaya dan warna yang lebih besar dapat bertahan lebih lama daripada garis meteor rata-rata. Hal ini dikarenakan asalnya dari partikel komet yang lebih besar.

Meteor terbentuk ketika meteorid memasuki atmosfer Bumi. Puing-puing antariksa melintas dan terurai menjadi apa yang disebut sebagai meteor.

"Karena penampilan mereka, garis-garis cahaya ini sebagian orang menyebutnya sebagai bintang jatuh. Padahal itu sama sekali bukan bintang, mereka hanya pecahan batu," ungkap NASA. []

 





Loading...