Saturday, 20 Aug 2022

Promo Holywings Free Liquor for Muhammad and Maria Menjadi Bumerang, Sekarang Hadapi Keluhan Polisi

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Promosi terbaru Cafe Holywings Indonesia menuai kontroversi karena salah satu iklan terbarunya yang tersebar di media sosial menawarkan minuman beralkohol gratis bagi siapa saja yang bernama Muhammad dan Maria.

Karena masalah ini, mereka menghadapi pengaduan polisi yang diajukan oleh pengacara Sunan Kalijaga dan Persatuan Advokat Muda Indonesia dengan tuduhan kafe melakukan penistaan ​​dan menyinggung komunitas Muslim dan Kristen. 


Read More : 2.000 Narapidana di Lapas Jakarta Terima Remisi Kemerdekaan

Pengaduan tersebut tercatat di Mapolrestabes Metro Jakarta pada Kamis, 23 Juni, dan diterima resmi pada Jumat dini hari. Kalijaga menjelaskan di akun media sosialnya bahwa mereka melaporkan manajemen Hollywing. 

“ Alhamdulillah, pengaduan kami sudah diterima Polda Metro Jaya,” ujarnya dalam unggahan video Instagram pada 24 Juni. 

Penggugat menuduh warnet telah melakukan tindak pidana berdasarkan Pasal 28 (2) jo Pasal 45 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena menyatakan kebencian dan SARA (suku, agama, ras, dan afiliasi golongan) dan dapat menghadapi tuntutan hingga 5 tahun penjara. 



Read More : Bank Indonesia Luncurkan 7 Uang Kertas Rupiah Baru

“Kami menduga hal itu dilakukan oleh salah satu pengelola warnet yang saat ini viral di media sosial dan media arus utama. Kami sangat menyayangkan adanya promo yang sangat menyinggung umat Islam dan Kristen tersebut,” kata Sunan.

Sebelum ini, Holywings mengeluarkan permintaan maaf publik melalui akun Instagram-nya dan mengatakan telah menindaklanjuti masalah ini dan bertindak atas tim promosi yang bertanggung jawab untuk menawarkan gin kering Gordon gratis kepada pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Mereka mengklaim bahwa promo tersebut belum diinformasikan kepada manajemen perusahaan sebelum dirilis ke publik.





Loading...
Related News