Monday, 27 Jun 2022

Petani Sawit Protes Larangan CPO Selama Periode Bulan Madu

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) pada 17 Mei lalu berdemonstrasi di depan kantor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta. Mereka menuntut pemerintah mencabut larangan ekspor CPO yang diberlakukan saat harga sedang tinggi.

"Saat kami bulan madu karena harga minyak sawit yang tinggi, pemerintah malah memutuskan untuk melarang ekspor. Ini sangat tidak adil bagi petani," kata perwakilan Apkasindo cabang Kaltim, Fitriansyah, di lokasi, Selasa.


Read More : Perampokan Dunia Maya Makin Sadis, Perusahaan Kripto Lapor 100 Juta Dolar AS Dicuri

Demonstrasi tersebut diikuti oleh anggota dan pengurus Apkasindo dari 146 kabupaten dan kota. Mereka bergabung dengan perwakilan dari organisasi 22 dewan pimpinan daerah (DPW) provinsi. Mahasiswa juga terlihat di antara pengunjuk rasa.

Dalam orasinya, Fitriansyah mengatakan larangan ekspor sejak 28 April menyebabkan harga tandan buah segar (TBS) sawit turun 58,87 persen. Hal ini menempatkan ekonomi rumah tangga petani kelapa sawit di bawah tekanan besar.

"Kami datang dari jauh. Kami akan terus menyuarakan aspirasi kami sampai larangan ekspor dicabut," kata Fitriansyah.



Read More : Bank Indonesia: Transaksi Elektronik Mei 2022 Capai Rp32 Triliun

Demonstrasi ini diklaim mewakili kepentingan sekitar sepuluh juta anggota keluarga petani sawit dan 14 juta keluarga buruh perkebunan sawit.





Loading...