Wednesday, 18 May 2022

Mahfud MD Sebut Konflik di Papua Bukan Dipicu SARA

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID -  Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD pada Jumat meyakinkan publik bahwa tiga konflik yang baru-baru ini terjadi di Papua  tidak berlatar belakang isu agama, suku, atau ras (SARA). 

Tiga konflik yang dia maksud adalah pembakaran klab malam Double O dan baku tembak antara kelompok pembebasan Papua dengan personel TNI di Papua dan konflik maut di Maluku, Papua Barat yang meletus akibat konflik sosial antar warga. dari dua desa tetangga.


Read More : Viral Penjual Dawet di Ponorogo Cantik Bak Artis, Bikin Netizen Langsung Penasaran

“ Alhamdulillah , kita dapat menyimpulkan bahwa tidak ada konflik yang dimotivasi oleh SARA,” kata Mahfud pada 28 Januari. “Tolong jangan mengembangkan masalah ini menjadi apa yang tidak.”

Dia menjelaskan bahwa pembakaran klub malam itu dipicu oleh pertengkaran fisik antara pelanggan tempat itu.



Read More : Kisah Mempelai Perempuan Sendirian di Pelaminan, Kekasihnya Kabur di Hari Pernikahan

Sementara itu, konflik di Maluku terjadi karena adanya konflik pembebasan lahan antara dua warga desa yang berseberangan, yang berubah menjadi huru hara antara dua warga desa tersebut. 

“Mereka mungkin berasal dari etnis yang berbeda tetapi konfliknya bukan SARA dalam arti politik. Itu murni konflik,” kata Mahfud MD.

Ia menilai konflik yang melibatkan kelompok kriminal bersenjata ( KKB ) dan militer Indonesia didasarkan pada motif reaksioner atas perubahan yang terjadi di Papua. Mahfud mengatakan kelompok-kelompok pembebasan mungkin tidak siap untuk pendekatan pemerintah terhadap wilayah tersebut dan menyoroti bahwa tidak ada warga sipil yang menjadi sasaran dalam serangan itu.





Loading...