Saturday, 20 Aug 2022

Hadapi Libur Nataru, Pemprov Riau Aktifkan 9 Posko Perbatasan Awasi Covid-19

news24xx


Gubri SyamsuarGubri Syamsuar
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID -Menghadapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level III yang dilaksanakan pada liburan Nataru, Pemerintah Provinsi Riau melakukan antisipasi lonjakan kasus covid-19.

Antisipasi yang dilakukan diantaranya membangun 9 posko check poin pada saat natal dan Tahun Baru 2022 di wilayah Provinsi Riau. "Ada 9 posko check poin yang perlu mungkin untuk dilakukan peninjauan," kata Gubernur Riau, Syamsuar, Rabu (01/12).

Rencana posko cek poin, sebut Syamsuar, untuk memonitoring dan merekap data pergerakan orang yang masuk dan keluar di Provinsi Riau.
 
Adapun 9 posko check poin tersebut, diantaranya pertama, posko penyekatan perbatasan Riau Sumbar di Kabupaten Kuansing lubuk Jambi, kedua, posko perbatasan Riau Jambi Desa kemuning Kabupaten Indragiri Hilir, ketiga posko pendekatan Riau Sumatera Barat Kecamatan Rokan IV koto Kabupaten Rokan Hulu.

Kemudian, posko penyekatan Riau Sumatera Utara Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, kelima posko pendekatan Riau Sumatera Utara Kabupaten Rokan, keenam posko penyekatan Riau Sumatera Barat XIII koto Kampar Kabupaten Kampar.

Tambah dia, pembentukan posko induk yang berlokasi di Kantor Dinas perhubungan Provinsi Riau, kedelapan posko pelabuhan mengkapan Buton Kabupaten Siak dan posko pelabuhan penyeberangan Roro Rupat. "Itulah beberapa posko yang mungkin akan dilakukan penambahan lagi," ujarnya.

Menurut penjelasan Gubri, penambahan posko check poin nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan dan pelaksanaan nantinya saat mendekati Natal 2021 dan Tahun Baru (Nataru) 2022. 

Pemprov Riau bersama 12 kepala daerah telah membahas rencana penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022. 

Perintah Gubernur Riau Syamsuar adalah pengaktifan kembali posko-posko Covid-19. "Saya mengikuti rapat tentang rencana PPKM level 3 di masa libur Nataru. Ada tiga arahan gubernur dalam rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Daerah kemarin," kata Wakil Wali Kota Pekanbaru Ayat Cahyadi, Kamis (2/12). 

Perintah pertama yaitu pengaktifan kembali posko-posko Covid-19 hingga ke tinggal kelurahan. Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sudah diperintahkan untuk mengaktifkan kembali posko-posko yang tersebut. 

"Perintah gubernur yang kedua yakni melakukan imbauan kepada seluruh warga untuk menaati protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, serta meningkatkan imun (daya tahan tubuh). Perintah yang ketiga, melakukan tracing (pelacakan kontak) dan meningkatkan testing (pemeriksaan dini bagi warga yang memiliki gejala positif Covid-19) ditingkatkan," papar Ayat.

Salah satu testing itu telah dilakukan di SMP dan SMA Islamic School Abdurrab. Penyebaran Covid-19 terdeteksi  26 November.  "Kejadian yang kemarin cukup di satu tempat itu saja. Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Covid-19 yang cepat mengambil tindakan," ucap Ayat. dia mengatakan  para pelajar sekolah itu sudah divaksin. Sehingga, dampaknya tidak terlalu berat. (Almi Fitri)


 





Loading...