Monday, 20 Sep 2021

Polisi Ungkap Prostitusi Online Gay di Kota Padang Berawal Perkelahian Mucikari di Jalan  

news24xx


ilustrasi gay/pixabayilustrasi gay/pixabay
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID -Berawal dari cekcok dua pria di jalanan kawasan Simpang Haru yang diketahui mereka memiliki hubungan sejenis. Polisi mengungkap adanya praktik prostitusi online sesama jenis (gay) di Kota Padang, Sumatra Barat (Sumbar).

Satu di antaranya yakni berinisial AN (24), juga berperan sebagai muncikari. Sedangkan pasangan sejenisnya yang masih bawah umur berinisial AV (17). Cekcok itu diduga buntut akibat rasa cemburu.

Read More : Pakar Meramalkan Situasi Covid-19 Menjelang Lanjutan PPKM

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, dalam kasus ini pihaknya hanya menetapkan AN sebagai tersangka. Sedangkan AV korban perdagangan karena masih anak bawah umur.

“Untuk anak ini (AV) menjadi korban, karena masih bawah umur. Muncikari yang diproses, kan karena dijual belinya (AV),” kata Rico dihubungi langgam.id, Selasa (27/7/2021).

Rico menyebutkan, pihaknya juga melakukan pengembangan terkait prostitusi online sesama jenis ini. Hasil penyelidikan sementara, ditemukan sejumlah nama yang disinyalir melakukan hal yang sama.

“Sedang kami cek, tapi nama-nama inisial aja yang banyak, bukan nama aslinya dipakai. Ada komunitasnya,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, para gay bertransaksi secara online mengunakan aplikasi khusus. Bahkan, mereka juga memiliki sandi-sandi yang hanya dipahami oleh mereka. Untuk eksekusi juga dilakukan di mana saja.


Read More : Jenazah Narapidana Kebakaran Penjara Tangerang Asal Portugis Diserahkan ke Kedutaan

“(Mereka) khusus pakai aplikasi untuk gay ini. Eksekusi bermacam-macam, tergantung permintaan. Bisa di tempat pemesan. Kalau budget sedikit, kadang di tempat sepi aja,” ujarnya.

“Tarifnya 100 ribu hingga Rp1 juta, ada paket lengkap. Ada sandinya, kalau B (battom) segini, kalau T (top) segini. Ini sandinya. Kalau jadi cewek B, kalau mau jadi cowok T,” sambung Rico.

Namun, kata dia, antara pemesan dan penjual jasa juga bisa bergantian apakah menjadi sosok perempuan atau laki-laki. Sampai saat ini, pihaknya mendeteksi ada puluhan jasa prostitusi gay di Padang. (Langgam.id)





Loading...