Monday, 20 Sep 2021

Cadangan Devisa Indonesia Tumbuh Menjadi USD137,1 Triliun di Bulan Juni

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Bank Indonesia mencatat cadangan devisa (valas) pada Juni 2021 naik menjadi US$137,1 miliar. Gubernur bank sentral Perry Warjiyo mengatakan posisi tersebut cukup tinggi.

"Cadangan devisa jauh di atas standar kecukupan impor sekitar tiga bulan," kata Perry dalam konferensi pers, Kamis, 22 Juli.


Read More : Ternyata, Banyak Kalangan Milenial yang Manfaatkan Subsidi Pembiayaan Perumahan

Jumlah cadangan devisa tersebut dapat menutupi 9,2 bulan impor atau 8,8 bulan impor ditambah pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Cadangan devisa pada Juni ini lebih tinggi dari US$136,4 miliar pada akhir Mei, namun turun jika dibandingkan April USD 138,8 miliar.



Read More : Sandiaga Uno Tawarkan Empat Insentif Investasi di Sektor Pariwisata

BI juga mencatat hingga 21 Juli nilai tukar rupiah terkoreksi 0,29 persen. Dibandingkan akhir Juni, depresiasi rupiah tercatat sebesar 3,39 persen year-to-date.

"Ini relatif lebih rendah dibandingkan depresiasi yang dialami mata uang negara berkembang lainnya, seperti Filipina, Malaysia, dan Thailand," kata Perry.





Loading...