Wednesday, 28 Jul 2021

Bhabinkamtibmas di Kuansing Diberikan Pelatihan Aplikasi "Silacak" 

news24xx


Polres Kuansing Gelar Pelatihan Aplikasi Silacak/ZarPolres Kuansing Gelar Pelatihan Aplikasi Silacak/Zar

NEWS24.CO.ID -Jajaran Polres Kuansing mengadakan Pelatihan Aplikasi Silacak, kepada seluruh Bhabinkamtibmas yang ada di Polsek Jajaran Polres Kuansing, bertempat di Aula Sanika Satyawada Mapolres Kuansing, Kamis (17/6).

Pelatihan Aplikasi SILACAK dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Kuansing, dihadiri Waka Polres Kuansing Kompol Antoni L Gaol SH MH, Kabag Ops Kompol Erde Dianto SH, Kasat Bimas AKP Efrion, Kabid Yankes Diskes Kuansing Drg. Arni Suharti, Kasi Surfailen dan Imunisasi Diskes Kuansing Ns. Pentri Yoni, S.Kep serta 66 orang Personil  Bhabinkamtibmas Polres Kuansing 

Pelaksanaan pelatihan ini, untuk memberikan pemahaman, dan peserta bisa menanyakan apa saja yang menjadi kendala Tim Trecer pada pelaksanaan tugas dalam penanganan Kasus Covid -19. Yang kemudian dilaporkan dalam Aplikasi "SILACAK" oleh Tracer atau para Bhabinkamtibmas Polres Kuansing, yang sudah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan sebanyak 2 orang dalam 1 Puskesmas di Kuansing.

Pelatihan ini dibuka Waka Polres Kuansing Kompol Antoni Lumban Gaol SH.MH, dengan Nara sumber yaitu : 
1. Kabid Yankes Dinas Kesehatan Drg. Arni Suharti, 
2. Kasi Surfailance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Ns. Pentri Yoni, S. Kep

Menurut Kabid Yankes Dinas Kesehatan Drg. Arni Suharti dalam paparannya menyampaikan bahwa tugas para Bhabinkamtibmas yang sudah ditunjuk sebagai Tim Tracer dalam penanganan kasus Covid-19 di Kuansing, agar mengunduh Aplikasi Silacak dan menyelesaikan tugas sampai pengimputan data di aplikasi Silacak tersebut.

Read More : Siapkan SDM Berkualitas untuk Tekan Angka Stunting di Kuansing Riau


Selanjutnya melakukan tugas Trecing terhadap orang orang yang melakukan kontak erat (berbicara atau berkontraksi), dengan waktu 15 menit atau lebih dengan orang yang terkonfirmasi positif covid-19, dan mengimputnya di aplikasi," Katanya.

"Mengajak masyarakat yang sudah didata dari hasil Trecing, untuk dilakukan testing dan mengimputnya di aplikasi," Ujarnya.

Usai menyampaikan paparannya, maka dilakukan Dialog interaktif dari para Bhabinkamtibmas, dimana Tim Tracer menanggapi dan menyampaikan kendala dalam pelaksanaan tugas di lapangan, antara lain yaitu : 
1. Aplikasi Silacak tidak dapat terkomfirmasi setelah di unduh,
2. Bagaimana cara mencari Trecing sebanyak 15 orang bagi yang melakukan kontrak erat dengan pasien positif covid-19, 
3. Pasien positif tersebut tidak semuanya selalu banyak melakukan kontak erat dengan orang lain.


Read More : Berikut Varian Baru Covid-19 dan Pahami Cara Isolasi Mandiri di Rumah


Mendengar kendala yang dihadapi para Bhabinkamtibmas yang menjadi Tim Tracer, maka Kabid Yankes Diskes Kuansing, Drg. Arni Suharti mengatakan Bagi masyarakat yang sudah dilakukan tracing, dan tidak mau melakukan Testing, maka disanalah meyakinkan masyarakat tersebut. 

" Walaupun selalu di salahkan dan di caci caci oleh masyarakat, karena hal itu sudah menjadi tanggung jawab kita selaku abdi negara," Ungkap para Bhabinkamtibmas. (Zar)


 





Loading...