Sunday, 20 Jun 2021

Ketahui Fase Menangis Ungu Pada Bayi Dan Cara Mengatasinya

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Namanya saja bayi, wajar jika ia sering menangis sebagai bentuk komunikasi. Namun, tahukah Anda bahwa tidak ada istilah menangis ungu?

Jadi pada fase menangis ungu, bayi akan lebih sering menangis dan bisa sangat lama. Biasanya dimulai pada usia 2, puncaknya pada 8 minggu, dan perlahan-lahan berhenti dengan sendirinya pada minggu ke-12.

Jangan khawatir, pada tahap ini bayi yang menangis tidak berubah menjadi ungu! Lalu, apa yang dimaksud dengan tangisan ungu? Istilah ungu sendiri merupakan istilah yang menunjukkan karakter tangisan bayi.


Read More : Mengenal Jenis-Jenis Tanaman Philodendron, Mana Yang Paling Mahal?

P (puncak menangis): Ini adalah fase ketika bayi mulai menangis lebih sering dari biasanya.

U (menangis tak terduga): Bayi akan menangis tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

R (menolak menenangkan): Saat menangis, sulit untuk berhenti.

P (wajah seperti sakit): Ibu akan melihat ekspresi bayi seolah-olah dia kesakitan tetapi tidak dapat menemukan penyebabnya.

L (tahan lama): Tangisan bayi bisa sangat lama, sekitar 30-40 menit. Jika dihitung sepanjang hari, total waktu menangis bisa 5 jam atau lebih.

E (sore): Siang dan malam adalah waktu dia menangis lebih lama.

Lalu bagaimana cara mengatasi keadaan saat terjadi tangisan ungu? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah skin-to-skin contact dengan bayi. Ibu bisa memeluknya dan memberinya rasa nyaman. Agar dia lebih hangat, dia bisa ditutupi dengan selimut bayi yang lembut.



Read More : Kesalahan Kecil Yang Bisa Membuat Tanaman Di Rumah Layu

Ibu juga bisa menggendong bayi sambil berjalan-jalan di sekitar rumah atau menggoyang-goyang tubuhnya. Berada dekat dengan bayi dapat memberi tahu bahwa orang tuanya ada di sisinya dan dia akan selalu aman.

Jika dia menangis menjelang waktu mandi, cobalah memandikannya dengan air hangat untuk menenangkannya dan rileks. Namun jika belum waktunya dan cuaca di luar cukup sejuk, Anda juga bisa menggendongnya dan membawanya keluar untuk menikmati udara segar.

Jangan lupa untuk mengecek kondisi tubuhnya, termasuk suhu tubuh atau mungkin ada hal yang membuatnya tidak nyaman. Dia mungkin memang menangis karena gatal, panas, ruam, gigitan nyamuk, lapar atau kedinginan.





Loading...