Thursday, 13 May 2021

Antisipasi Corona, Wako Batam kembali Tutup Proses Belajar Tatap Muka

news24xx


ilustrasiilustrasi
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID -Antisipasi meledaknya kasus Covid-19 di Batam, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, kembali menutup proses belajar tatap muka. “Maka anak-anak penerus bangsa ini harus dijaga agar tidak tertular Covid-19,” ujar Rudi saat Safari Ramadan di Bengkong, Senin (3/5/2021) malam.

Rudi mengungkapkan, hingga 2 Mei 2021, total pasien Covid-19 di Batam mencapai 7.323 orang. Dari total itu, 6.454 pasien sudah sembuh, 161 pasien meninggal dunia, dan 708 pasien masih dirawat. “Mau tidak mau, kebijakan ini (menerapkan sekolah daring) bakal kita ambil lagi,” ujarnya.

Saat Safari Ramadan tersebut, masyarakat sempat inginkan sekolah tetap tatap muka. Namun, setelah mendapatkan penjelasan Wali Kota, masyarakat mendukung kebijakan penutupan kembali proses belajar mengajar di kelas.

Read More : Imam Masjid Saat Pimpin Sholat Shubuh Dianiaya di Pekanbaru, Pelaku Berhasil Ditangkap Polisi

“Rencana mulai tanggal 8 mendatang hingga waktu belum ditentukan, sampai Covid-19 selesai,” ujarnya.

Selain penerapan Sekolah daring, Rudi juga akan mempertegas penindakan disiplin Protokol Kesehatan. Kebijakan tersebut bukan tanpa pertimbangan. Bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam, ia ingin mengantisipasi agar kasus Covid-19 tidak melonjak terus.

“Sudah banyak desakan. Kita tak ingin seperti India, jangan sampai kasus Covid-19 di Batam tidak tertangani,” katanya.


Read More : Jelang Lebaran, PWI Riau Bagikan 500 Bingkisan kepada Anggota yang Sudah Kompeten


Untuk itu, ia meminta semua masyarakat Batam wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

“Penularan virus ini dari manusia ke manusia, wajib hukumnya menerapkan protokol kesehatan,” katanya. (suryakepri.com)





Loading...