Friday, 07 Aug 2020

Viral! Kendarai Motor Sambil Keramas, 2 Wanita Seksi dan 2 Pria diburu Polisi

news24xx


Unggahan video yang viral, dua wanita melakukan keramas sambil mengendarai sepeda motor.Unggahan video yang viral, dua wanita melakukan keramas sambil mengendarai sepeda motor.

NEWS24.CO.ID - Pihak kepolisian tengah mengidentifikasi dua wanita dan dua pemuda yang aksinya membahayakan pengendara lain di jalan raya. Mereka mengendarai kendaraan sepeda motor sambil keramas di daerah Mojokerto.

Dalam video yang berdurasi 27 detik itu mendadak viral di dunia maya. Terlihat ada dua orang wanita dengan pakaian seksi melakukan 'keramas' sambil mengendarai sepeda motor matic yang sedang melaju.

Keterangan Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Bobby Zulfikar, dari news24.co.id rangkum, menyebutkan pihaknya telah mengidentifikasi hasil unggahan video tersebut. 

"Ada dua pengendara sepeda motor, yang satunya sepeda motor matic Honda Scoopy dengan Nopol S3354QQ yang melintas di Jalan Raya Jayanegara, Kabupaten Mojokerto," terang AKP Bobby (13/12).

"Aksi mereka membahayakan pengendara lain, kami akan lakukan pembinaan untuk mereka," tegas Bobby.


Aksi serupa juga dilakukan dua pemuda di Kota Mojokerto. Video yang juga viral diunggah asyik melakukan keramas sambil mengendarai sepeda motor Honda GL Max nopol S2313PH. Keduanya melintas di Jalan Raya Empunala dengan hanya memakai celana kolor.

Kasat Lantas Polresta Mojokerto AKP Marita Dyah Anggraini dalam informasinya mengaku masih menelusuri identitas kedua pemuda tersebut.

Marita menilai, aksi keramas kedua pemuda itu sangat berbahaya. Betapa tidak, mereka melintas di jalan raya tanpa memakai helm.

"Diduga kedua pemuda itu masih berstatus pelajar. Berkendara sambil keramas bisa saja membuat mereka celaka karena tidak konsentrasi ke jalan, dan sangat berbahaya. Kami akan bertindak sesuai prosedur hukum yang berlaku," terangnya.

Marita menduga, pemilik sepeda motor tersebut diketahui asal Kabupaten Mojokerto. Dia menerjunkan anggotanya untuk mengecek ke rumah pemilik sepeda motor tersebut.

“Untuk memastikan ke orang tua yang bersangkutan pemilik motor tersebut. Kalau benar, yang bersangkutan akan kami panggil untuk dilakukan pembinaan supaya tidak mengulangi,” pungkasnya.

 





Loading...