Wednesday, 23 Sep 2020

Sangat Mengejutkan, Ternyata Ini Gejala Baru Seseorang Terkena Covid-19

news24xx


Ilustrasi pasien positif corona dirawat. Ilustrasi pasien positif corona dirawat.

NEWS24.CO.ID - Selain gejala sesak nafas, batuk, pilek, flu, hilangnya indra penciuman dan tidak bisa merasakan manis, asin,asam, ternyata ada pula gejala baru seseorang terkena virus corona. Termasuk cara penularan yang baru, dari tinja. 

Penelitian saat ini menunjukkan bahwa virus dapat menyebar melalui kotoran seseorang.

Dilansir dari Express, Kamis (6/8) para peneliti membuat penemuan ini setelah menganalisis feses pasien yang terinfeksi dengan hasil yang mengejutkan.

Para ilmuwan dan peneliti telah menemukan bahwa selain gejala pernapasan atas, sejumlah besar pasien juga menderita kehilangan nafsu makan, mual, muntah, dan diare. Ini gejala barunya . 

Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan April di Gastroenterology juga telah menggali lebih empat masalah yang terasa dalam perut. Alexander Podboy, penulis penelitian itu mengatakan bahwa Covid-19 mungkin bukan hanya gejala seperti batuk.

Dia menuturkan sepertiga dari pasien yang kami teliti juga memiliki gejala gastrointestinal.

Dalam studi tersebut, gejala gastrointestinal dilaporkan terjadi pada 31,9 persen pasien. Mayoritas kelompok pasien menggambarkan gejalanya termasuk gejala ringan.

Seperti dilansir dari bisnis.com, Jumat, 7 Agustus 2020,  Sebanyak  20 persen mengatakan mereka mengalami kehilangan nafsu makan, 22 persen mengalami mual dan muntah, serta 12 persen dari pasien mengalami diare. Semuanya merupakan gejala gastrointestinal yang dikaitkan dengan Covid-19.

George Cholankeril, penulis penelitian yang sama juga mengatakan bahwa temuan itu menunjukkan 40 persen pasien mengalami peningkatan kadar enzim hati yang tidak normal, dan mereka yang memilki kadar tinggi memerlukkan perawatan yang lebih intensif.

Beberapa temuan penelitian terkait gastrointestinal menunjukkan kemungkinan Covid-19 hadir dalam tinja dan mungkin tidak ada di saluran pernapasan.

Cholankeril mengatakan kendati masih perlu banyak informasi, kita harus berasumsi bahwa tinja pasien seperti sekresi pernapasannya, dapat berpotensi menular.

Laporan dari Live Science sebelumnya menyatakan bahwa Covid-19 dapat ditemukkan dalam tinja, tetapi tidak jelas apakah virus tersebut cukup layak untuk menyebar ke orang lain.

Dari sini, sekelompok peneliti lain mencoba menganalisis sampel tinja dari pasien positif corona.

Mereka mengisolasi virus corona dari satu pasien dan memeriksa virus di bawah mikroskop elektron. Para peneliti menemukan bahwa virus corona sebenarnya layak dalam sampel tinja.

Hasil dari temuan para peneliti ini berarti bahwa orang yang menggunakan kamar mandi dan kemudian tidak mencuci tangan mereka dapat menyebarkan virus lebih jauh.

Adapun terkait hal ini, World Health Organization (WHO) menyatakan ada beberapa bukti bahwa infeksi Covid-19 dapat menyebabkan infeksi usus dan terdapat dalam feses. Akan tetapi, sampai saat ini hanya ada satu penelitian yang meneliti virus dari spesimen feses tunggal.

Kendati begitu, WHO telah memperingatkan masyarakat untuk mencuci tangan setiap saat, terutama setelah menggunakan kamar mandi.

Tentunya, lembaga kesehatan itu juga terus menggaungkan penerapan pembatasan sosial dan upaya pencegahan lainnya.

N24. 





Loading...