Saturday, 29 Jan 2022

Kerugian Negara Akibat Kegagalan Satelit Kemungkinan Melebihi Rp 500 M

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Direktur Penyidikan Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah mengatakan kerugian negara akibat kasus pengadaan satelit slot orbit 123 Bujur Timur kemungkinan bisa melebihi Rp 500 miliar. 

"Kerugian negara yang kami temukan dari diskusi kami dengan auditor menyebabkan sekitar Rp 500 miliar karena kami menghadapi gugatan arbitrase sebesar USD 20 juta," kata Adriansyah di kantor Kejagung, Jumat, 14 Januari 2022. 


Read More : Dalam Enam Jam Bisa Dapat Rp1,7 Miliar, Dua Gadis Ini Cuan Berkat Penjualan NFT Kartun Bebek

Febrie mengatakan kerugian tersebut berasal dari anggaran yang telah dikeluarkan untuk menyewa Avanti Communication Limited (Avanti) sebesar Rp 491 miliar, biaya konsultan hingga Rp 18,5 miliar, dan biaya arbitrase Navajo hingga Rp 4,7 miliar.



Read More : Sri Mulyani Luncurkan Aplikasi Pengelolaan Keuangan Negara SAKTI

“Potensi kerugian ini kami anggap sedang berlangsung dan kami yakin ada kerugian seperti yang disebutkan di pengadilan arbitrase,” kata Febrie terkait kasus yang memberatkan Kemenhan tersebut. "Itu memenuhi syarat sebagai tindakan korupsi."





Loading...