Saturday, 29 Jan 2022

Sandiaga Uno Sebut Acara WSBK Mandalika Bantu Tingkatkan Ekonomi Lokal

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID -  Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan ajang World Superbike (WSBK) 2021 yang baru saja selesai digelar di Mandalika, Nusa Tenggara Barat, turut mendongkrak perekonomian daerah.

“Kementerian mengapresiasi semua pihak yang telah berpartisipasi dalam upaya untuk memastikan event World Superbike 2021 sukses diselenggarakan tanpa gangguan, dan warga juga menikmati event internasional ini,” kata Uno saat jumpa pers, Senin.


Read More : Dalam Enam Jam Bisa Dapat Rp1,7 Miliar, Dua Gadis Ini Cuan Berkat Penjualan NFT Kartun Bebek

Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) telah melaporkan bahwa acara WSBK telah menciptakan multiplier effect yang meningkatkan perekonomian Pulau Lombok, kata menteri. Menurut perusahaan, satu perusahaan transportasi lokal mencatat pendapatan Rp70 juta pada awal November 2021 dibandingkan dengan hanya Rp10–15 juta sebelum acara, kata Sandiaga Uno.

ITDC juga mencatat tingkat hunian 95 persen di industri perhotelan selama acara, dibandingkan dengan hanya 15 persen sebelum acara, tambahnya. “Pendapatan hotel lokal juga meningkat 85 persen, dibandingkan maksimal 15 persen yang dicapai sebelum WSBK,” kata Menkeu.

Acara WSBK juga memberikan kesempatan emas bagi UMKM lokal (usaha mikro, kecil, dan menengah), khususnya usaha makanan dan minuman, dan mereka mendapat manfaat dari acara tersebut, kata Sandiaga Uno.

Kegiatan tersebut juga menyerap 1.475 tenaga kerja dari enam desa di sekitar Mandalika, tambahnya. “Tenaga kerja lokal berperan sebagai marshal dan kru dalam tim keselamatan, medis, event, crowd control, dokumentasi, kebersihan, tiket, transportasi, dan pengelolaan limbah COVID-19,” kata menteri.



Read More : Sri Mulyani Luncurkan Aplikasi Pengelolaan Keuangan Negara SAKTI

Acara WSBK juga meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Lombok Tengah, dengan penerimaan pajak hiburan meningkat 15 persen, retribusi parkir 30 persen, dan pajak restoran dan hotel sebesar 15 persen, katanya.

Menteri juga menyoroti peningkatan kedatangan penumpang Bandara Lombok yang tercatat rata-rata harian 5.700 penumpang selama acara WSBK dari 17-23 November 2021, tambahnya.

"Jumlah penumpang meningkat 50 persen dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat rata-rata harian hanya 3.800 penumpang," kata Uno.

Pergerakan penerbangan di bandara juga meningkat 43 persen, mencapai rata-rata harian 53 penerbangan selama WSBK dari 37 penerbangan harian yang tercatat rata-rata 1-16 November, tambahnya.





Loading...