Tuesday, 19 Oct 2021

Pakar Meramalkan Situasi Covid-19 Menjelang Lanjutan PPKM

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Pemerintah Indonesia akan mengumumkan kelanjutan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali hari ini. Ahli epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Iwan Ariawan mengatakan situasi sudah cukup terkendali setelah pembatasan diberlakukan pada awal Juli.

Namun, dia mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari lonjakan kasus COVID-19 yang tiba-tiba, terutama menyusul pelonggaran pembatasan di berbagai sektor.


Read More : Wapres Ma'ruf Amin Berharap Tidak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem di NTT pada 2024

“Risiko melihat lonjakan kasus masih tinggi. Daerah di luar Jawa dan Bali perlu mendapat perhatian lebih karena kasus di luar kedua pulau tersebut belum terlihat penurunan kasus secepat Jawa dan Bali,” kata Iwan kepada Tempo pada 20 September.

“Proporsi kasus di luar Jawa-Bali terus bertambah.”

Untuk mencegah lonjakan kasus virus corona di masa depan, juru bicara nasional COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan cakupan vaksinasi nasional akan ditingkatkan menjadi 10 juta orang per 10 hari mulai Agustus. Dia mencatat ada 80 kota dan kabupaten yang tingkat kepatuhannya rendah dalam penggunaan masker.



Read More : Situasi COVID-19 di Indonesia Mulai Membaik, Kata Luhut

“Kami telah selamat dari gelombang kedua dan sekarang tugas utama kami adalah mencegah lonjakan kasus di masa depan,” Wiku mengingatkan.

Data Gugus Tugas Covid-19 pekan ini menunjukkan kasus nasional terus turun selama delapan minggu berturut-turut dan turun 88,9 persen dibandingkan saat Indonesia menghadapi lonjakan kedua.





Loading...