Wednesday, 28 Jul 2021

INDEF : Kolaborasi Gojek dan AirAsia Tingkatkan Kehadiran Pasar Bisnis di Asia Tenggara

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo

NEWS24.CO.ID - Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Nailul Huda l mengamati bahwa kolaborasi antara Gojek dan Grup AirAsia akan memberikan dampak positif pada pertumbuhan aplikasi super di pasar Thailand dan Asia Tenggara.

Menurutnya, lini bisnis seperti transportasi online, logistik, dan layanan e-commerce yang dikembangkan masing-masing perusahaan akan terus berkembang.


Read More : Cadangan Devisa Indonesia Tumbuh Menjadi USD137,1 Triliun di Bulan Juni

“Kerjasama dengan AirAsia akan memperkuat bisnis Gojek untuk memperluas kehadirannya tidak hanya di Thailand tetapi di negara-negara ASEAN lainnya,” kata Nailul dalam keterangan tertulis, Selasa, 13 Juli.

Seperti diberitakan secara luas, AirAsia Digital mengambil alih operasi Gojek di Thailand. Dengan cara ini, layanan on-demand dan pembayaran Indonesia akan tetap mendapat manfaat dari pertumbuhan bisnisnya di Thailand melalui kepemilikan saham di Grup AirAsia, sambil fokus untuk meningkatkan investasi di operasinya di Singapura dan Vietnam.



Read More : Citilink Perkenalkan Royal Green: Kelas Ekonomi Dengan Fasilitas Penerbangan Eksklusif



Kolaborasi terbaru ini, menurut Nailul, akan menjadi cara strategis bagi Gojek untuk menghadapi persaingan ketat di sektor transportasi online dan layanan pesan antar makanan, khususnya dengan Grab. Dengan daya saing yang lebih kuat ini, bisnis Gojek akan tumbuh lebih kuat di pasar Asia Tenggara, tambahnya.

Nailul melanjutkan, keputusan Gojek untuk meningkatkan investasi di Singapura dan Vietnam juga diyakini membawa dampak besar, termasuk pada valuasinya seiring dengan pertumbuhan pasar di Asia Tenggara.





Loading...