Friday, 05 Jun 2020

Pasien Positif Covid-19 di RSAM Bukittinggi Dinyatakan Sembuh dan Keluar Dari Ruang Isolasi

news24xx


Postingan pasien dan keluarga di media sosial pada Ahad (29/3/2020).Postingan pasien dan keluarga di media sosial pada Ahad (29/3/2020).

NEWS24.CO.ID,Bukittinggi - Dalam informasi yang diposting di media sosial, menyebutkan pasien pertama yang dinyatakan positif covid-19 di Sumatera Barat yang dirawat di RSAM Bukittinggi  dinyatakan negatif.

Pasien 08 yang bernama Sunainah (46) tersebut masuk ke RSAM Bukittinggi pada 21 Maret dan dinyatakan positif setelah hasil Swap telah dikeluarkan oleh Laboratorium Universitas Andalas pada Kamis (26/3/2020) kemarin. 

Informasi saat ini pasien tersebut langsung disampaikannya melalui media sosial WhatsApp. 

"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh,, ustd beserta ibuk2 semua,,, sore ini jam 5.30 td alhamdulillah ana udh keluar dr ruang isolasi ke ruang inap biasa,, ana ucapkan byk terima ksh ini semua berkat pertolongan dr Allah swt melalui doa2 dan suportndr ustd dan ibuk2 semua,, Amamiin ya Allah smg kebaikan ustd2 dan ibuk2 di balas Allah swt dgn rahmatNya. Aamiin ya robbal Alamiin," tulisnya dan disebarkannya pada Ahad (29/3).

Informasi lainnya juga disampaikan suaminya, yang juga diposting di media sosial Facebook, dan diitulisnya:
"Assalamualaikum wr wbr kami dari keluarga toko Didin Konveksi diberitahukan bahwa kami sekeluarga baik-baik saja dan ibuk yang dinyatakan positif sdh membaik sejak 2 hari yang lalu, maka kepada semua kerabat jgn cemaskan kami, berilah kami doa agar lekas sembuh dan cepat pulang ke rumah terimakasih atas perhatiannya," postingan @Didin didin pada Ahad (29/3).


Dalam informasi yang disampaikan Direktur RSAM Bukittinggi Dr. Khairul, Sp.M pada waktu lalu, menjelaskan bahwa Sunainah mendapat gejala demam selama seminggu dan kemudian hilang timbul. Selain itu juga mengalami derita batuk, nyeri sensi, lemas, mual, pilek, sakit kepala hingga muntah.

Dirinya terkontaminasi dari Suami yang baru pulang dari tabliq akbar di Malaysia yang berangkat sejak 29 Februari hingga kembali pada 3 Maret.

Diakuinya, dirinya belum bisa pulang kekediaman tempat tinggalnya karena masih ada proses perawatan yang akan dijalani di RSAM Bukittinggi.

 

 





Loading...