Saturday, 29 Jan 2022

3 Kebiasaan Sehat untuk Memperkuat Sistem Kekebalan Tubuh Anda

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Di masa pandemi,  menjaga daya tahan tubuh  terasa menjadi hal yang paling penting untuk dilakukan. Hampir semua pembicaraan dengan teman, keluarga, dan kolega, mereka selalu menyebutkan setidaknya satu kali tentang kekebalan dan cara mempertahankannya.

Ada banyak tips yang didukung para ahli untuk meningkatkan pertahanan kekebalan tubuh bawaan.


Read More : Mengenal Penyakit OCD seperti yang Diidap Aliando Syarief

Berikut ini adalah contoh dari tips tersebut:

1. Tidur yang Cukup

"Saya tidak bisa cukup menekankan bahwa kualitas tidur yang baik sangat penting untuk meningkatkan respons imun yang sehat dan seimbang," kata pakar imunologi terintegrasi Heather Monday seperti dikutip dari Mind Body Green . Di antara alasan utamanya adalah hubungan antara ritme sirkadian dan sistem kekebalan tubuh.

“Pada malam hari, ketika hari semakin gelap, terjadi penurunan hormon kortisol kita, bersama dengan hormon dari saraf simpatik seperti epinefrin dan norepinefrin. Dan pada saat yang sama, hormon yang terkait dengan kekebalan tubuh, seperti melatonin. meningkat selama tidur," jelasnya.

Selain itu, dokter keluarga terpadu, Bindiya Gandhi mengatakan tidur memberikan waktu kekebalan untuk beristirahat, memperbaiki, dan menghasilkan Sel-T yang bermanfaat.

2. Konsumsi Suplemen

Nutrisi tertentu, seperti Vitamin C, D3 dan Seng bisa sangat sulit ditemukan dalam makanan sehari-hari. Di sinilah suplemen masuk.

Menurut ahli nutrisi Ashley Jordan Ferira, suplemen tersebut mengandung quercetin dan beta-glucan yang dapat memperkuat kekebalan bawaan.



Read More : 4 Tips Ahli Mencegah Obesitas

3. Konsumsi Lebih Banyak Serat

Menurut Moday , mengonsumsi makanan berserat tinggi itu penting. 70% dari sistem kekebalan hidup di mikrobioma usus, dan serat membantu melestarikannya. "Jika mereka (bakteri) tidak diberi makan, mereka tidak akan dapat tumbuh dan melakukan tugas mereka untuk mengelola respons kekebalan."





Loading...
Related News