Sunday, 20 Jun 2021

Bahlil Ingin Bangun Kawasan Industri Di Lebak, Bupati Siapkan Lahan 3.000 Hektar

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Menteri Penanaman Modal / Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menaruh perhatian khusus pada pembangunan provinsi paling barat Pulau Jawa, Lebak, Banten. Pasalnya, kabupaten ini juga memiliki potensi yang sama dengan kawasan Kabupaten Batang, Jawa Tengah dengan Kawasan Industri Terpadu (KIT) unggulan.

Di kawasan industri cileles seluas 3.000 hektar sudah siap digunakan, sehingga bisa dikembangkan untuk menarik investor. Lokasinya berada 300 meter dari pintu tol rencana cileles dan 6 kilometer dari rencana gerbang tol Bojong.

Bahlil mengatakan Kementerian Penanaman Modal / BKPM tidak hanya berkewajiban memfasilitasi investor yang akan mencoba di Indonesia, tetapi juga mendorong infrastruktur dan sarana penunjang investasi. Banyaknya kawasan industri di Indonesia akan menambah pilihan bagi investor, sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dibandingkan negara lain.


Read More : Masih Serumah Dengan Bani Mulia, Ini 5 Fakta Gugatan Cerai Lulu Tobing

“Kita akan buat masterplan pengembangan Kawasan Industri Terpadu di Lebak. Nanti didorong seperti KIT Batang. Akses di dekat gerbang tol bojong (Serang-Panimbang Tahap 2) selesai 2023,” ujarnya, dalam keterangan resmi, dikutip dari Reuters. Senin, 10 Mei.

Selain itu, kata bahlil, Lebak juga memiliki peluang untuk pengembangan proyek percontohan perikanan khususnya lele dengan menggunakan teknologi. Konsep tersebut akan memberdayakan masyarakat sekitar dengan sistem plasma inti. Lahan yang tersedia seluas 13 hektar.

Bahlil mengatakan pembangunan tol Serang-Panimbang bisa membuka kawasan ekonomi baru. Karena membuka konektivitas antara Jakarta-Cilegon-Rangkasbitung di wilayah banten.

“Keberadaan kawasan industri di sini akan meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan Lebak, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan dunia usaha di sekitar,” ucapnya.

Berdasarkan data BKPM, Provinsi Banten menduduki peringkat keempat tujuan investasi terbesar pada triwulan I tahun 2021 dengan nilai investasi sebesar Rp14,8 triliun. Nilainya terdiri dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp7,0 triliun, sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp7,8 triliun.



Read More : Untuk Mengendalikan Lonjakan Kasus COVID-19, Pemerintah Diminta Mempertimbangkan Lockdown

Selama periode 20160-triwulan I 2021, realisasi investasi di Kabupaten Lebak sebesar Rp7,5 triliun. Nilai tersebut berada pada posisi 7 dari 8 kabupaten / kota yang ada di Provinsi Banten. Tiga besar realisasi investasi di Provinsi Banten berada di Kabupaten Tangerang sebesar Rp87,27 triliun; Kota Cilegon Rp84,33 triliun; dan Kabupaten Serang sebesar Rp37,99 triliun.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mendukung pengembangan kawasan industri untuk mewujudkan tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini. Lebih lanjut dikatakannya, pengembangan kawasan industri tentunya bisa melahirkan klaster baru pusat ekonomi di Kabupaten Lebak. Sehingga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Iti mengatakan, pemerintah daerah kini telah menyediakan lahan seluas 3.000 hektare untuk dijadikan lokasi pengembangan kawasan industri. Dimana kawasan industri tersebut akan dibantu oleh Kementerian Penanaman Modal.

“Kami memanfaatkan jalan tol serang-panimbang yang terkoneksi dengan kawasan Jabotabek untuk pengembangan kawasan industri,” ucapnya, dikutip dari Antara.

Menurut Iti keunggulan Kabupaten Lebak sangat strategis karena dekat dengan pusat Ibu Kota dan juga terdapat infrastruktur transportasi antara lain jalur kereta api, Pelabuhan Cilegon, dan Bandara Soekarno-Hatta.

Selain itu juga memiliki jaringan listrik utama di Suralaya Cilegon, Labuan dan jika ada Gardu Induk di Cijaku maka kawasan Lebak bagian selatan tidak mengalami pemadaman listrik lagi. Keunggulan lainnya, kata dia, Kabupaten Lebak memiliki suplai air yang besar dari kawasan Waduk Karian juga terdapat dua DAS Ciliman dan Cidurian.





Loading...