Thursday, 21 Nov 2019

Tak Cuma Kontool yang Eksis, Ternyata Juga Ada Itil, Memex, dan Entod

news24xx


Reuters.Reuters.

NEWS24.CO.ID - Sebuah aplikasi dari negara lain, jika hanya didengarkan saja, tentu akan membuat tidak nyaman. Kecuali ketika melihat langsung tulisannya, termasuk logo dan bentuk tulisannya. Barulah perasaan tidak nyaman itu akan hilang.

Mendengar adanya perusahaan aplikasi asal Jerman dengan nama Kontool. Tentu saja bagi masyarakat Indonesia menjadi risih mendengarnya. Pikiran negatif langsung keluar dan menjadi tidak nyaman.

Tapi selain nama Kontool, ternyata ada nama perusahaan lain yang kalau didengar juga membuat risih, salah satunya adalah ITIL. 

Saat ditelusuri, ternyata ITIL adalah perusahaan bergerak di bidang teknologi informasi. ITIL adalah kependekan dari Information Technology Infrastructure Library. ITIL merupakan kerangka kerja atau konsep yang menggambarkan praktek terbaik dalam manajemen layanan teknologi informasi (TI) dan berfokus pada pengembangan dan pengukuran yang terus menerus terhadap kualitas dari layanan IT yang diberikan baik terhadap bisnis atau pelanggan.

Lalu, ada lagi perusahaan bernama Memex. Ternyata Memex merupakan search engine yang diprediksi banyak orang lebih canggih ketimbang Google. Memex merupakan perusahaan Deep Web Search Engine.

Dan ada pula nama Entod, yang ternyata merupakan perusahaan farmasi.

Selain nama yang sudah disebutkan itu, nyatanya banyak pula nama perusahaan asing atau merek dagang yang dianggap tidak sopan bahkan vulgar bagi publik negara yang suka julid ini.

Dari penelusuran ada juga naman-nama perusahaan lainnya yang terdengan negatif, yakni Tempix, Tetex, Peeler, Peli, Sempac, Dell Peju, Sangean, Silit, hingga Bego dan Kasian.  

Lantas kenapa nama-nama aplikasi itu dianggap jorok atau tidak pantas? Karena selama ini bagi rakyat Indonesia, data yang tersimpan di pikiran bawah sadar belum memuat informasi lain selain hal yang jorok atau vulgar itu.

Selama belum ada data baru yang diinput bahwa ada kata lain yang hampir sama, maka selama itu pula semua kata itu akan terdengar jorok atau tidak pantas.

Maka mari berselancar di dunia maya termasuk di dunia nyata. Bahwa apa yang dianggap vulgar atau jorok, nyatanya tidak selamanya seperti itu. Semua tergantung pola pikir masing-masing. 

Mari perlahan-lahan mengubah data base semua kata yang jorok di atas dengan data tambahan bahwa kata itu tak selamanya mengandung unsur pornografi atau dianggap tidak pantas.

Itulah pentingnya membaca, agar pikiran bawah sadar selalu mendapatkan informasi yang terus menerus tanpa henti dengan data terbaru dan terkini. Apalagi saat ini membaca bisa dengan mudah dilakukan melalui gawai di tangan masing-masing.

 





Loading...