Sunday, 22 Sep 2019

Penggunaan Listrik Diperkirakan Turun Hingga 30 Persen Selama Liburan Lebaran

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Perusahaan listrik milik negara, PLN, memproyeksikan penurunan konsumsi listrik sebesar 30 hingga 35 persen selama akhir bulan puasa dan liburan Idul Fitri berikutnya karena kurangnya kegiatan di rumah tangga dan industri. Direktur bisnis PLN untuk Jawa Tengah Amir Rosidin memperkirakan konsumsi listrik selama periode dua minggu dari akhir Mei hingga 9 Juni, atau lima hari setelah Idul Fitri akan mengalami penurunan.

"Ini akan dimulai pada 29 Mei ketika masyarakat bersiap untuk merayakan liburan, dan itu akan mencapai konsumsi terendah pada 5 Juni, sebelum secara bertahap kembali normal pada 9 Juni," katanya pada hari Kamis setelah memeriksa Pusat Kendali Beban Gandul di Depok, Jawa barat.

PLN memperkirakan bahwa puncak konsumsi di jaringan listrik Jawa-Bali selama periode liburan adalah 17.179 megawatt, atau 37 persen di bawah tingkat normal 27.817 MW.

"Itu bisa turun menjadi 12.100 MW di pagi hari ketika orang melakukan sholat Idul Fitri karena mereka akan mematikan listrik rumah mereka," katanya.

Di Sumatra, kata Amir, konsumsi puncak normal adalah 2.100 MW dan selama musim liburan hanya sekitar 1.470 MW.

PLN berjanji untuk memastikan pasokan yang stabil selama masa liburan. agen capsa "Meskipun permintaan listrik lebih rendah dari biasanya, keandalan sistem akan dipertahankan," kata direktur bisnis PLN untuk Jawa Barat Haryanto W.S.

Untuk melakukannya, perusahaan akan memeriksa setiap pembangkit listrik, memperkuat sistem transmisi dan distribusi, menghentikan sementara pekerjaan pemeliharaan untuk instalasi, peralatan transmisi dan gardu induk dan memperkirakan permintaan puncak.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED





Loading...
Related News