Wednesday, 19 Jun 2019

Tantangan WahyooChallenge Saat Ramadhan, Mendorong Pengguna Aplikasi Transportasi Online Berbagi Kebaikan

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Prinsip "Ramadhan penuh dengan berkah" telah mengilhami beberapa orang kreatif untuk melakukan tindakan sederhana kebaikan melalui #WahyooChallenge, di mana pelanggan memesan makanan melalui aplikasi bukan untuk diri mereka sendiri tetapi untuk kurir berbuka puasa.

Ini dimulai sebagai permainan internal di perusahaan baru yang ingin mendorong karyawannya untuk berbagi dengan memesan makanan untuk kurir.

Warga Tangerang, Irma Suryaningsih, 32, mengatakan gagasan itu datang dari bosnya, Peter Shearer, pendiri perusahaan baru Wahyoo.

"Kami semua membagikannya di akun media sosial kami [menggunakan tagar] dan ternyata banyak teman kami di luar Wahyoo tertarik dan berbagi apa yang mereka lakukan [dengan tagar] dengan teman-teman mereka juga," kata Irma kepada The Jakarta Post.

Irma mengatakan bahwa dia telah melakukan tantangan empat kali, yang terbaru adalah dengan memesan paket ayam goreng, nasi dan minuman seharga Rp 40.000 (US $ 2,77) untuk kurir. Awalnya, sebagian besar kurir terkejut dan bahkan menyatakan tidak percaya, kata Irma.

“Para kurir biasanya menjadi bingung, mungkin mereka takut kalau mereka hanya mendapat perintah fiktif. Beberapa bahkan meneruskan pengiriman makanan ke tujuan yang ditandai untuk memeriksa apakah itu benar atau tidak. ”

"Mungkin mereka merasa tidak aman dan takut ada orang yang mencoba mengacaukan mereka," tambahnya.

Dia berkata dia berharap lebih banyak orang akan didorong untuk melakukan perbuatan baik sederhana seperti melalui #WahyooChallenge.

Tagar, yang dibagikan Irma di akun Twitter-nya, menarik perhatian mahasiswa berusia 22 tahun Hafiyyanti Kusuma Nugraha. Ketika dia berada di kampusnya di Universitas Indonesia di Depok, Jawa Barat, dia memesan tiga makanan lengkap, menghabiskan Rp 104.000.

“Pengemudi awalnya bingung dan tidak percaya, tetapi pada akhirnya dia melakukannya. Sangat menyentuh ketika pengemudi mengucapkan terima kasih dan berdoa, ”kata Hafiyyanti.

Dia berkata karena Ramadhan dia ingin berbagi dengan kurir.

“Aku sudah melakukan hal yang sama sebelum aku tahu tentang #WahyooChallenge. Tetapi karena konteksnya sama, saya membagikan tangkapan layar saya tentang pesanan makanan untuk mendorong tindakan kebaikan dengan sesama pengguna Twitter, ”kata Hafiyyanti.

Tantangan itu juga menjangkau mereka yang tinggal di luar Jakarta Raya. Dara Febriana, 26, dari Kotagede, Yogyakarta, juga mengambil bagian dalam tantangan dengan memesan martabak telur (pancake goreng isi) dan martabak manis (pancake manis) seharga Rp 44.000 untuk pengemudi.

Dia membagikan apa yang dia lakukan di akun Twitter-nya, tweeting “Tantangannya bahkan mencapai Yogyakarta. Semoga kebaikan menyebar. ”

“Kurir tersebut tercengang dan tidak percaya. Tetapi kemudian saya menjelaskan bahwa saya membeli makanan untuk dibagikan kepada orang lain, ”kata Dara.

Dia mengatakan pengemudi berbasis aplikasi "tinggal di jalan" untuk mengangkut penumpang dan makanan sehingga mereka harus lebih dihargai.

“Kebetulan ada tantangan ini [untuk menyatakan penghargaan untuk driver berbasis aplikasi], jadi saya membagikannya [di media sosial saya]. Itu bukan untuk menyombongkan diri, tetapi untuk mengingatkan orang bahwa kita juga perlu peduli orang lain dengan tindakan kebaikan yang sederhana, ”katanya.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV