Friday, 19 Apr 2019

Terungkap, Sebuah Meteor Raksasa Meledak di Atmosfer, Daya Ledaknya 10 Kali Bom Atom Hiroshima

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID -  Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) melaporkan sebuah meteor raksasa di luar angkasa dilaporkan meledak di atmosfer, tepatnya di titik berjarak 16 mil atau 25 kilometer dari permukaan Bumi. 

Dari hasil penelitian diketahui bila daya ledakan meteor itu disebut mencapai 10 kali lipat dari energi bom atom yang meledak di Hiroshima tahun 1945 silam. 

Seperti dilansir CNN dan BBC, Selasa 19 Maret 2019, ledakan meteor di atmosfer Bumi itu terjadi pada 18 Desember 2018 lalu. Namun kasus ledakan ini baru diungkap ke publik pekan ini. 

Meteor itu dilaporkan meledak di titik berjarak 25,6 kilometer dari permukaan Bumi pada siang hari, 18 Desember 2018 lalu. Sebelum meledak, meteor itu bergerak dengan kecepatan 32 kilometer per detik. 

Daya ledakan meteor itu mencapai 173 kiloton, atau 10 kali lipat dari ledakan bom atom Hiroshima. Dengan kekuatan sebesar itu, ledakan meteor pada Desember 2018 lalu menjadi ledakan terkuat kedua di atmosfer Bumi dalam 30 tahun terakhir. Sebelumnya, ledakan meteor terkuat terjadi atas Chelyabinsk, Rusia sekitar enam tahun lalu atau tahun 2013.

Gambar 'fireball' atau ledakan meteor di atmosfer Bumi itu tertangkap oleh satelit Himawari milik Jepang. Ledakan meteor itu tampak hanya seperti titik kecil warna merah di atas kumpulan awan di atmosfer Bumi. 

Terjadinya ledakan meteor di atmosfer Bumi ini baru saja disadari oleh para ilmuwan. Penyebabnya, ledakan terjadi di atas wilayah Laut Bering yang sangat terpencil, dekat Semenanjung Kamchatka, Rusia. 

Petugas Pertahanan Planet NASA, Lindley Johnson, menuturkan kepada BBC bahwa ledakan meteor yang kuat semacam ini hanya terjadi beberapa kali setiap 100 tahun.

Sejauh ini untuk tahun 2019, sudah ada lima peristiwa ledakan meteor yang tercatat. Namun semuanya berukuran sangat kecil. 

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV