Friday, 19 Apr 2019

Warga Mandalika di Lombok Menerima Pelatihan Pengelolaan Sampah

news24xx


Maraton Internasional TNI 2018 di Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, NTB, 4 November 2018.Maraton Internasional TNI 2018 di Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, NTB, 4 November 2018.

NEWS24.CO.ID - Persoalan sampah di tempat-tempat wisata tidak bisa dihindari, seperti di Pantai Tanjung Aan, Mandalika, Lombok. Keindahan pantai berpasir putih menarik banyak wisatawan domestik dan internasional untuk dikunjungi yang mengakibatkan masalah pengelolaan limbah.

Ini telah menyebabkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan pelatihan pengelolaan limbah untuk penduduk setempat, termasuk memisahkan limbah organik dan non-organik, serta pengomposan, daur ulang, dan mendirikan bank sampah yang akan dikelola oleh penduduk setempat.

Pelatihan ini diikuti oleh 25 orang dari Tanjung Aan dan sekitarnya selama tiga hari dari 27 Februari hingga 1 Maret di kantor ITDC Mandalika. Setelah pelatihan, tim ITDC dan Bank Sampah Nusa Tenggara Barat (NTB) akan membantu para peserta dalam menerapkan pengetahuan yang mereka terima dari pelatihan selama 14 hari sampai Bank Sampah didirikan.

Direktur Keuangan dan Strategi Korporat ITDC Nusantara Suyono mengatakan program pelatihan ini merupakan salah satu upaya mereka dalam mengubah paradigma masyarakat di kawasan wisata Mandalika, Lombok, tentang sampah.

"Kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa sampah tidak lagi menjadi hal yang tidak berharga dan dapat digunakan kembali," katanya, Jumat 1 Maret, menambahkan bahwa mereka dapat mengubah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Selain itu, melalui program ini, masyarakat dapat berkontribusi untuk mengurangi limbah yang berakhir di TPA.

Penelitian tentang Sampah Berkelanjutan Indonesia (SWI) menunjukkan bahwa sebanyak 24 persen sampah di Indonesia masih belum dikelola, tujuh persen sampah didaur ulang, dan 69 persen menumpuk di TPA.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV





Related News