Tuesday, 20 Aug 2019

Adaro Mempertahankan Target Produksi Batubara Untuk Tahun 2019

news24xx


Foto : InternetFoto : Internet

NEWS24.CO.ID - Penambang batubara yang terdaftar publik, PT Adaro Energy pada hari Senin merilis pedoman operasinya untuk tahun 2019, yang mempertahankan target produksi antara 54 juta dan 56 juta ton batubara setelah memproduksi 54,04 juta ton tahun lalu.

EBITDA [penghasilan sebelum pajak, depresiasi dan amortisasi] untuk tahun 2019 adalah antara USD 1 miliar dan USD  1,2 miliar dan belanja modal ditetapkan USD 450 juta hingga USD  600 juta, menurut pernyataan pers Adaro.

Adaro juga mengumumkan laporan kuartal keempat tahun 2018 dengan produksi batubara sebesar 15,06 juta ton dan penjualan 15,12 juta ton, masing-masing meningkat 21 persen dan 22 persen tahun-ke-tahun (yoy).

Penambang melihat penurunan 2 persen dalam penjualan batubara dibandingkan dengan penjualan pada kuartal sebelumnya.

Adaro menutup 2018 dengan total produksi batubara sebesar 54,04 juta ton, yang sejalan dengan panduan mereka pada tahun 2018 yang ditetapkan sebesar 54 juta hingga 56 juta ton. Penjualan batubara mencapai 54,39 juta ton atau 5 persen lebih tinggi dari angka di tahun 2017.

Penjualan ke negara-negara Asia Tenggara, termasuk untuk konsumsi domestik, menyumbang 40 persen dari penjualan pada tahun 2018, sementara ekspor ke negara-negara Asia Timur tidak termasuk Cina mencapai 30 persen, diikuti oleh India (14 persen) dan China (11 persen).

LUDOQQ
LOGIN LUDOQQ

Pada Desember 2018, kemajuan teknik, pengadaan, dan konstruksi di dua proyek pembangkit listrik Adaro yang ditangani oleh PT Bhimasena Power Indonesia dan PT Tanjung Power Indonesia - masing-masing telah mencapai 60 persen dan 99 persen.

 

 

 

NEWS24.CO.ID/RED/DEV





Related News