Wednesday, 14 Nov 2018

Beradu Taktik dengan Pelatih Kelas Dunia, Bima Sakti Tetap Pede

news24xx


Bima Sakti Bima Sakti

NEWS24.CO.ID - JAKARTA- Pelatih Timnas Sepakbola Indonesia, Bima Sakti Tukiman, mengaku merasa tak tertekan saat dirinya harus beradu taktik dengan pelatih kelas dunia di ajang Piala AFF 2018. Seperti diketahui, sejumlah negara yang mengikuti ajang ini, dilatih beberapa pelatih berkelas dunia.

Menurut Bima, reputasi mentereng para pelatih tak menjamin kualitas permainan dan hasil pertandingan di lapangan. Karena itu ia tetap pecaya diri menghadapi mereka.

“Bagi saya nama besar itu nggak penting. Yang paling penting bagi saya itu usaha saya untuk memberikan yang terbaik bagi negara ini,” ujarnya, seperti dilansir dari republika.co.id.

Pernyataan itu, seolah sekaligus menjadi jawaban bagi sejumlah pihak, yang memberikan komentar pesimis terhadap mantan pilar PSPS Pekanbaru tersebut. 

Pelatih berusaia 42 tahun ini, memang belum mengantongi jam terbang yang banyak. Bima hanya sempat menjadi asisten pelatih klub Persiba dan Timnas saat mendampingi Luis Milla Aspas.

Dituturkan Bima, baru-baru ini ia pulang dari London usai mengikuti seminar sepakbola. Di sana ia bertemu dengan banyak pelatih kelas dunia. Salah satunya Didier Deschamps, yang sukses membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 2018.
Deschamps, kata Bima menyampaikan pesan agar tak perlu sesumbar dengan gelar dan reputasi yang diraih.  “Karena tidak ada pelatih mana pun di dunia ini yang bisa menentukan hasil dari satu pertandingan,” kata Bima menirukan pesan Deschamps.

Seperti diketahui, Piala AFF 2018 akan dimulai pada (8/10/2018). Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Thailand, Filipina, Timor Leste dan Singapura. Di antara negara ini Thailand dan Filipina sepertinya akan menjadi pesaing terberat bagi timnas.

Thailand merupakan tim yang paling sering menjadi juara di ajang ini. Tim berjuluk Gajah Perang saat ini dinahkodai pelatih berpengalaman Milovan Rajevac asal Serbia. Pelatih 64 tahun ini sudah pernah melatih Timnas Qatar, Aljazair, dan Ghana. Sedangkan timnas Filipina dinahkodai oleh mantan pelatih Timnas Inggris, Sven Goran Eriksson. ***

NEWS24.CO.ID/RED