Wednesday, 23 Sep 2020

Meledak, Sehari Bertambah 2.473 Orang, Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 121.226

news24xx


Ilustrasi pemakaman jenazah korban virus corona.Ilustrasi pemakaman jenazah korban virus corona.

NEWS24.CO.ID - Masyarakat diminta tetap waspada dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19. 

Pasalnya, dalam sehari kasus positif corona di Indonesia bertambah 2.473 orang. Sehingga,  Jumlah kumulatif kasus positif tembus mencapai 121.226 orang pada hari ini, Jumat (7/8).

Data tersebut disampaikan Satuan Tugas Covid-19 sekitar pukul 15.30 WIB.

Dari jumlah kasus positif tersebut, sebanyak 77.557 orang dinyatakan sembuh dan 5.593 orang lainnya meninggal dunia.

Seperti dilansir CNN Indonesia, Jumat,  Kasus positif virus corona bertambah 2.473 orang dari data kemarin.

Sementara itu, untuk pasien sembuh bertambah 1.912 orang dan pasien meninggal bertambah 72 orang.

Kemarin, kasus positif Covid-19 mencapai 118.753 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 75.645 orang dinyatakan sembuh dan 5.521 orang lainnya meninggal dunia.

Kasus positif virus corona meningkat drastis dalam satu bulan terakhir ini. Sepanjang Juli 2020, jumlah kasus baru tembus 51.991 orang atau rata-rata lebih dari 1.000 kasus per hari.

Angka kematian pasien positif Covid-19 sepanjang Juli juga meningkat. Tercatat pertambahan angka kematian mencapai 2.255 orang. Jumlah ini meningkat dari bulan Juni yakni sebanyak 1.263 orang dan Mei 821 orang.

Meski demikian, jumlah pasien positif yang sembuh ikut meningkat sepanjang Juli yakni mencapai 41.101 orang. Jumlah tersebut naik lebih dari dua kali lipat ketimbang angka kesembuhan Juni yakni sebanyak 17.498 orang.

Jumlah tersebut meningkat hampir dua kali lipat dari kasus Covid-19 selama Juni, yang hanya 29.912 kasus.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan muncul kekhawatiran masyarakat terhadap perkembangan kasus virus corona yang semakin meningkat.

Namun, mantan wali kota itu tak mengetahui penyebab masyarakat khawatir.

"Saya tidak tahu sebabnya apa. Tetapi suasana pada minggu-minggu terakhir ini kelihatan masyarakat berada pada posisi yang khawatir mengenai covid," kata Jokowi.

Jokowi meminta jajaranya agar kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker menjadi perhatian khusus demi mengendalikan penyebaran virus corona.

Mantan wali kota Solo itu pun menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

N24. 





Loading...