Friday, 07 Aug 2020

Objek Wisata di Sumatera Barat Kembali Ramai Setelah Tutup 3 Bulan

news24xx


Objek wisata di Sumatera Barat dijaga petugas pasca dibuka kembali. /IstObjek wisata di Sumatera Barat dijaga petugas pasca dibuka kembali. /Ist

NEWS24.CO.ID, PAYAKUMBUH - Berbagai objek wisata di Provinsi Sumatera Barat menjadi tujuan wisata pelancong lokal, bahkan juga dari luar Sumatera Barat, seperti Riau, Jambi, Sumatera Utara, dan lainnya. 

Salah satu tujuan pelancong adalah kota Payakumbuh dan sekitarnya. Destinasi wisata alami ini menjadi daya tarik pelancong. 

Plt Kadis Pariwisata Andiko Jumarel menyebutkan objek wisata di Payakumbuh dan sekitarnya sudah dibuka kembali setelah ditutup selama tiga bulan.

Terlihat, antusias masyarakat mendatangi seluruh objek wisata ini. 

“Dapat kita lihat di hari pertama buka ini, tempat objek wisata salah satunya kolam renang Ngalau cukup ramai dikunjungi wisatawan yang ingin melepas lelah bekerja, dimana wisatawan yang datang ini tidak hanya dari lokal saja, tapi juga terdapat wisatawan luar seperti dari Riau yang mampir untuk berenang dikolam renang Ngalau Indah ini," ujarnya, dikutip dari bentengsumbar.com (5/7).

Saat dibukanya kolam renang Ngalau Indah tersebut, pihak Disparpora selaku pengelola objek wisata tersebut telah melakukan persiapan sebelumnya.

Untuk seputaran kolam renang itu telah dibersihkan dari hal yang dapat merusak kesejukan dan kenyamanan lokasi itu. 

Tidak hanya dibersihkan, pihak Disparpora juga tetap menjalankan standarisasi protokol kesehatan yang telah berjalan selama ini.

“Agar tetap terjaga dan terhindar dari wabah covid-19 yang kapanpun bisa kembali merebak, maka kita menerapkan keseluruh penjaga tempat wisata ini untuk memeriksa pengunjung yang datang agar semu warga yang berkunjung dapat berekreasi dengan tenang tanpa ada rasa takut akan wabah covid-19 ini," kata Andiko.

Selain objek wisata yang telah kembali menggeliat pasca Covid-19 berlangsung, sekarang juga telah muncul tren baru di tengah masyarakat Kota Payakumbuh, dimana sudah banyak warga kota Payakumbuh yang beralih menggunakan sepeda untuk pengganti kendaraan bermotor.

Melihat kondisi tren yang sedang berlangsung ini, Andiko sangat mengapresiasi sekali hal ini, karena dengan menggeliatnya kembali warga untuk bersepeda, maka hal ini dapat mengurangi polusi udara dari kendaraan bermotor selama ini.

“Dan dengan bersepeda, kita dapat bergerak seperti olahraga dan yang tentunya warga kota Payakumbuh yang dominan pegawai ini sangat bagus untuk menggunakan sepeda, karna dengan bersepeda mereka dapat melakukan olahraga langsung tanpa mencari waktu untuk olahraga yang tentunya sulit bagi para pegawai ini," kata Andiko.

Dan dengan melihat tren sekarang ini yang beralih menggunakan sepeda, Plt Kadis Pariwisata itu menyebutkan jika wali kota Payakumbuh sangat mendukung sekali tren ini.

"Saya mendapat intruksi langsung dari wali kota agar bagaimana untuk dapat meningkatkan lagi kecintaan masyarakat kota Payakumbuh bersepeda, sehingga kota Payakumbuh nantinya dapat menjadi kota yang ramah bagi pesepeda,” ungkap Andiko Jumarel.

“Dalam hal ini, tentunya pihak Disparpora Payakumbuh telah melakukan jauh sebelum walikota memberikan intruksi ini, dimana kita dari Disparpora telah sering melaksanakan iven akbar yang selalu memberikan sepeda sebagai hadiah pada setiap pagelaran tersebut, dan ini tujuannya agar warga kita nantinya dapat beralih menggunakan sepeda ini dalam kesehariannya," imbuhnya.

Andiko juga turut menyampaikan jika tidak hanya warga sipil saja yang mengikuti tren bersepeda ini, tapi tren ini juga turut menjangkiti ASN di ranah Pemko Payakumbuh.

Ditempat terpisah, di kota Padang, berbagai destinasi wisata juga telah kembali dibuka. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Padang, Arfian.

Ia berharap dengan dibukanya kembali berbagai destinasi wisata di kota Padang dan Sumatera Barat aga pelancong dapat patuh mengikuti aturan baru yang diberlkukan. Hal ini agar lokasi wisata tidak menjadi klaster baru penularan virus Corona. 

Lebih lanjut ia mengajak seluruh pengunjung objek wisata di Sumatera Barat untuk mencuci tangan sebelum memasuki area wisata, dan menjaga jarak, serta mengenakan masker. ***





Loading...