Wednesday, 18 May 2022

Presiden Sebut Fasilitas Kesehatan Siap Hadapi Lonjakan Covid-19

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID - Indonesia kembali mencatat lonjakan kasus harian COVID-19 setelah mengonfirmasi 9.905 kasus pada Jumat, 28 Januari . Jumlah ini telah tumbuh lebih dari 1.000 kasus dibandingkan dengan 8.077 kasus harian pada hari Kamis. 

Presiden Joko “Jokowi” Widodo menjelaskan bahwa pertumbuhan kasus akan berlanjut selama beberapa minggu, terutama mengingat penyebaran varian Omicron saat ini. Namun, dia meyakinkan pemerintah siap menghadapi situasi ini.


Read More : Viral Penjual Dawet di Ponorogo Cantik Bak Artis, Bikin Netizen Langsung Penasaran

“Peningkatan di sejumlah fasilitas kesehatan disesuaikan dengan varian Omicron yang berbeda dengan varian lainnya, yang membutuhkan cara penanganan yang berbeda,” kata Presiden dalam konferensi pers virtual pada 28 Januari lalu.

Dia mengingatkan pemerintah telah menyiapkan sejumlah layanan telemedicine karena tidak semua pasien yang terpapar Omicron membutuhkan layanan kesehatan langsung. 



Read More : Kisah Mempelai Perempuan Sendirian di Pelaminan, Kekasihnya Kabur di Hari Pernikahan

“Gejalanya agak tidak berbahaya. Yang paling penting adalah meminimalkan kontak karena melalui ini kita dapat mencegah penyebaran yang lebih luas, ”tambahnya.

Namun, dia menyarankan orang yang dinyatakan positif COVID-19 tanpa gejala melakukan isolasi mandiri selama lima hari dan mencari perawatan medis setelah mereka juga merasakan gejala seperti batuk, flu, dan tanda-tanda demam. Presiden mengatakan penanganan gejala awal yang tepat dapat membantu menghilangkan tekanan pada fasilitas kesehatan.





Loading...