Saturday, 29 Jan 2022

Capaian Vaksin Rendah di Riau, Danrem 031 WB Minta Dandim Aktif Habiskan Vaksin yang Ada

news24xx


Danrem 031 Wira Bima RiauDanrem 031 Wira Bima Riau
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID -Rendahnya capaian vaksinasi di Provinsi Riau mendapat sorotan dari pemerintah pusat. Hingga kini katanya, dari dua belas kabupaten kota di Riau, masih tetap dua daerah yang vaksinasinya cukup tinggi. Yaitu Kota Dumai dan Pekanbaru. 

Kemudian, di beberapa daerah lainya juga masih ada yang di bawah 30 persen. Sehingga hal ini, imbuh Danrem, bisa jadi perhatian untuk terus digesa agar segara mencapai target 70 persen sesuai yang diterapkan sebelumnya.

Hal ini membuat Komandan Korem 031 Wira Bima (WB) memerintah jajaranya untuk segera membantu pencepatan vaksinasi. 
Seluruh Dandim di jajaran Korem 031 Wira Bima diminta Danrem 031 Wira Bima, Brigjen TNI M Syech Ismed lebih aktif lagi penyelenggaraan vaksinasi di Riau.

Dikatakan Danrem, jika penegasan tersebut sesuai intruksi Panglima TNI yang menyorot masih rendahnya capaian vaksinasi di Riau. "Di Sumatera itu, ada tiga provinsi yang jadi catatan Panglima TNI, yaitu Aceh, Sumbar dan Riau. Di aantara yang tiga ini yang jadi sorotan Riau dan Sumbar, maka itu kita imbau para Dandim kita lebih aktif lagi," kata dia


Danrem menyatakan sebelumnya pencapaian vaksin di Riau masih tinggi dari Sumbar, namun kini berbalik. "Bahkan untuk percepatan saat ini kita kalah sama Sumbar, padahal sebelumnya kita jauh cepat, untuk kita harus terus gesa penyelenggaraan vaksinasi ini,"

Selain membantu jajaran kesehatan Danrem meminta jajarannya untuk lebih aktif. "Lebih aktif lagi dan segera habiskan vaksin yang masih tersedia di Kabupaten kota," ujarnya.

Danrem juga meminta seluruh kepala daerah kabupaten kota di Riau untuk terus meningkatkan komunikasi dan sinergitas. Hal ini untul penyelenggaraan vaksin maupun antisipasi penularan COVID-19 di daerah. Terutama terkait varian baru yang saat ini kembali ditemukan diberbagai negara.

"Mari kita terus berintegritas bisa sama-sama melawan COVID-19. Termasuk di seluruh pintu masuk untuk busa lebih diawasi baik di pintu masuk udara, darat maupin laut," tukasnya. (almi Fitri)
 





Loading...