Saturday, 20 Aug 2022

Inspektorat Kota Pekanbaru Himbau ASN untuk Ajak Warga Terapkan ProKes Hadapi PPKM Level III

news24xx


Vaksinasi Massal di Keluarhan Bencah lesung pekabaruVaksinasi Massal di Keluarhan Bencah lesung pekabaru
www.jualbuy.com
https://swastikaadvertising.com/

NEWS24.CO.ID -Menghadapi Libur Natal dan tahun Baru, Mentri dalam negeri mengeluarkan instruksi Nomor 62 Tahun 2021. Dalam instruksi itu, Pekanbaru menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Menghadapi nataru dan PPKM Level III, Mendgari memberikan larangan kepada ASN untuk cuti dan keluar daerah. Hal ini disambut baik Kepala Inspektorat Daerah Kota Pekanbaru Syamsuwir, Selasa (30/11), mengatakan, Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 62 Tahun 2021 tentang Pencegahan Covid-19 dalam masa Natal dan Tahun Baru (Nataru). Mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari, Pekanbaru menerapkan PPKM level 3.  "Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak ada yang cuti tanpa terkecuali," ujar kepada Riau 24 Group. 

Instruksi Mendagri terbaru ini harus segera disosialisasikan. Karena, aturan PPKM level 3 lebih ketat.  "Untuk saat ini, Pekanbaru memang menjalani PPKM level 1 mulai 23 November hingga 6 Desember. Hal ini tentu menyenangkan hati," ucap Syamsuwir. 

Dengan penurunan ini, tim Satgas Covid-19 harus makin waspada. Karena semakin turun level PPKM, warga akan semakin lalai. "Potensi penyebaran lebih tinggi saat mobilitas warga juga tinggi. Hal ini dapat menjadi pemicu gelombang ketiga," sebut Syamsuwir. 


Syamsuir menambahkan pihaknya meminta kepada ASNI Pemko Pekanbaru ikut menjaga dan mengajak masyarakat untuk menerapakn protokol kesehatan.

Seperti yang dilakukan Camat Tenayan Raya Indah Vidya Astuti, Selasa (30/11). Indah mengajak warga tetap menjaga protokol kesehatan walaupun sudah mendapat vaksinasi.

Vaksinasi merupakan bentuk upaya dalam mencapai kekebalan kelompok (herd immunity). Namun, masyarakat yang telah divaksin juga tidak boleh lengah. "Karena vaksinasi ini untuk meningkatkan herd immunity. Vaksin itu bertujuan membantu kita tidak mudah terpapar," ujarnya. 

Hal terpenting adalah penerapan protokol kesehatan (prokes). Meskipun sudah divaksin, seluruh masyarakat harus tetap disiplin. "Edukasi dan sosialisasi sangat penting. Supaya, masyarakat paham terhadap pentingnya prokes dan bahaya Covid-19," ucap Indah. 

Indah menghimbau, Masyarakat yang belum divaksin agar segera mendaftarkan diri. Program vaksinasi ini tidak hanya kebaikan untuk diri sendiri tapi juga orang lain. 

Sebelumnya, Indah telah meninjau kegiatan vaksinasi massal di Kantor Kelurahan Bencah Lesung, Jalan Hangtuah pada 24 November lalu. Ia didampingi Lurah Bencah Lesung Suwandi Nasution. (Almi Fitri)





Loading...