Saturday, 29 Jan 2022

Kemenhub Dorong Grab, Gojek, Maxim Gunakan Kendaraan Listrik

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Kementerian Perhubungan menargetkan penggunaan kendaraan listrik untuk transportasi umum. Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengatakan, pemerintah telah memimpin dalam menggunakan mobil listrik sebagai armada resminya.

Diharapkan operator transportasi secara bertahap mulai menerapkannya. "Penggunaan kendaraan listrik pertama kali diinisiasi oleh pemerintah kemudian untuk angkutan umum. Jadi kami mendorong aplikator transportasi online Grab, Gojek, dan Maxim untuk mengoperasikan armada listrik, baru disusul DAMRI," katanya dalam siaran pers, Jumat, 12 November 2021.


Read More : Pertamina Berencana Turunkan 81 Ton Emisi Karbon pada 2060

Budi menjelaskan sejauh ini masih ada tantangan, antara lain mahalnya harga mobil bertenaga listrik, terutama komponen baterainya. Untuk itu, pemerintah berupaya agar harga aki lebih terjangkau, salah satunya dengan memulai pembukaan pabrik aki di Karawang, Jawa Barat September lalu.

Kementerian Perhubungan mendorong skema pembelian kendaraan bermotor tanpa baterai, yaitu dengan konsep tukar tambah baterai. Ada beberapa perusahaan yang bergerak di industri ini, yaitu. PT Oyika Powered Solution dan PT Indonesian Energy Swaps.



Read More : NASA Minta Bantuan Bagaimana Cara Membawa Reaktor Nuklir ke Bulan

Dengan konsep battery swapping, nantinya pengguna dapat mengunjungi minimarket terdekat yang menyediakan battery swap, kemudian menukarkan baterai yang kosong dengan yang terisi penuh. “Jadi pembelian kendaraan listrik bisa lebih murah, karena tanpa baterai cukup membayar biaya sewa,” kata Budi Setiadi.





Loading...