Monday, 18 Oct 2021

BPOM Bantu Studi 15 Obat Herbal Untuk Pengobatan COVID-19

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) membantu 15 penelitian obat herbal yang dapat digunakan sebagai obat tambahan untuk COVID-19.

“BPOM saat ini membantu 15 penelitian obat herbal atau obat alami sebagai tambahan atau adjuvant dalam terapi COVID-19,” kata Kepala Badan Penny Kusumastuti Lukito dalam webinar jamu dan fitofarmaka inovatif di Jakarta, Rabu, 13 Oktober 2021.


Read More : Wapres Ma'ruf Amin Berharap Tidak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem di NTT pada 2024

Di masa pandemi virus corona, Penny mengatakan, penemuan obat-obatan alami juga menjadi prioritas berbagai kajian penanganan COVID-19.

Dijelaskannya, dari total 15 penelitian tersebut, dua penelitian telah menyelesaikan uji klinis dan sedang dalam proses registrasi. Tujuh penelitian masih dalam proses penelitian, dua penelitian masih dalam proses penyusunan protokol uji klinis, dan empat penelitian sedang dalam proses uji praklinis.



Read More : Situasi COVID-19 di Indonesia Mulai Membaik, Kata Luhut

Selain itu, Penny mengungkapkan ada 68 penelitian lain yang dibantu BPOM terkait penanganan COVID-19 . BPOM memberikan dukungan intensif mulai dari hulu pada tahap penelitian hingga pendampingan peneliti dan pelaku usaha dalam pengembangan produk obat.





Loading...