Monday, 20 Sep 2021

Meskipun Mobilitas Berkurang, Yogyakarta Alami Kasus dan Kematian Covid-19 Harian Tertinggi

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Pengurangan mobilitas masyarakat selama pembatasan aktivitas publik yang dijuluki PPKM Level 4 tidak sejalan dengan tren perlambatan kasus harian Covid-19 di Yogyakarta.

Pada hari Selasa, 27 Juli, kota itu memecahkan rekor baru lainnya baik dalam kasus harian maupun kematian. "Hari ini jumlah kasus terkonfirmasi di Yogyakarta bertambah 2.732 orang dan meninggal 104 orang," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, Selasa, 27 Juli 2021.


Read More : Pakar Meramalkan Situasi Covid-19 Menjelang Lanjutan PPKM

Rekor sebelumnya terjadi pada 13 Juli dengan 2.731 kasus baru, dan pada 23 Juli dengan 97 kematian baru dalam sehari.

“Total kasus terkonfirmasi 110.177, sedangkan kematian 3.107,” kata Berti seraya menambahkan kasus aktif saat ini sebanyak 34.755.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pada 25 Juli mengatakan sebagian besar provinsi melaporkan tren penurunan kasus positif. Namun, penurunan tren harian di beberapa provinsi tidak terlalu signifikan atau cenderung tinggi, antara lain Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Bali.



Read More : Jenazah Narapidana Kebakaran Penjara Tangerang Asal Portugis Diserahkan ke Kedutaan

Luhut juga mengatakan tingkat mobilitas masyarakat di Yogyakarta turun hingga 30 persen setelah pembatasan diberlakukan. “(Penurunan mobilitas) sudah membaik dari evaluasi sebelumnya yang hanya turun 15 persen,” tambahnya. Luhut yakin mobilitas yang berkurang tentu akan mampu menekan jumlah kasus Covid-19.





Loading...