Monday, 20 Sep 2021

Tahukah Anda, Ternyata Tinnitus Dapat Disebabkan Karena Masalah Pendengaran dan Gangguan Sendi

news24xx


Foto : MstarFoto : Mstar
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - PASTI sebagian dari kita pernah mengalami situasi telinga berdengung bukan? Ini sebenarnya bukan penyakit dan tidak berbahaya tetapi bisa menjadi 'sinyal' untuk masalah kesehatan tertentu.

Bila terjadi dapat menyebabkan penderitanya merasa tidak nyaman karena mendengar suara gemerisik, berdengung serta gangguan seperti ada sesuatu di telinga. Biasanya gangguan tersebut terjadi dalam waktu yang singkat namun pada beberapa kasus dapat terjadi kembali terutama pada malam hari saat keadaan sekitar tenang.

Dalam dunia medis masalah ini dikenal dengan istilah tinnitus. Berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab kondisi yang mungkin merupakan gejala penyakit lain yang tidak diketahui.


Read More : 5 Cara yang Dapat Dilakukan untuk Menenangkan Diri saat Marah

1. Gangguan pendengaran

Tinnitus biasanya merupakan tanda gangguan pendengaran. Gangguan pendengaran akan muncul seiring bertambahnya usia, biasanya dialami oleh lansia yang berusia 60 tahun ke atas. Telinga berdengung biasanya muncul di satu atau kedua sisi telinga secara bersamaan. Bagi anak muda, gangguan pendengaran biasanya terjadi karena efek paparan suara seperti penggunaan earphone yang terlalu sering.

2. Saluran telinga tersumbat

Tinnitus juga bisa menjadi tanda saluran telinga bagian dalam atau tengah yang tersumbat. Masalah penyumbatan bisa disebabkan oleh penumpukan kotoran telinga, adanya benda asing dan lain-lain. Dalam kebanyakan kasus, telinga berdenging biasanya dapat disembuhkan setelah masalah penyumbatan teratasi.

3. Cedera kepala, leher dan otak 

Dalam beberapa kasus yang melibatkan kecelakaan, tinnitus juga dapat disebabkan oleh cedera pada kepala, leher, dan otak. Cedera parah pada kepala, leher, dan otak dapat menyebabkan gangguan saraf, pembuluh darah, dan otot. Gejala yang paling jelas dari penderitanya adalah tidak hanya merasakan dengungan tetapi mendengar suara dengan volume tinggi.



Read More : Kemenkes: Waspada Varian Baru COVID-19 C.1.2 yang Menyerang Siapa Pun

4. Gangguan sendi

Tinnitus juga bisa disebabkan oleh kelainan sendi yang dikenal dengan istilah temporomandibular yaitu rahang bawah yang menghubungkan tengkorak wajah - lebih tepatnya di depan telinga. Kerusakan pada otot, ligamen atau tulang rawan di area sendi dapat menyebabkan gejala tinnitus. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh posisi persendian yang dekat dengan sistem pendengaran dan bersentuhan dengan saraf telinga.

Selain telinga berdenging, penderita juga bisa mengalami nyeri di wajah, kesulitan menggerakkan rahang dan 'ledakan' saat berbicara atau mengunyah makanan.

5. Sinus

Hidung tersumbat akibat flu atau infeksi yang menyerang sinus dapat memicu tekanan pada telinga tengah. Kondisi ini dapat menyebabkan telinga berdenging. Gangguan sinus juga bisa terjadi saat seseorang melakukan aktivitas menyelam di laut atau berada di ketinggian yang ekstrim.





Loading...