Monday, 20 Sep 2021

BPOM Minta Masyarakat Berhenti Promosikan Ivermectin Sebagai Obat Covid-19

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo
www.jualbuy.com

NEWS24.CO.ID - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengimbau para pemangku kepentingan, termasuk perusahaan farmasi yang memproduksi Ivermectin, untuk berhenti mempromosikan obat tersebut sebagai obat terapeutik untuk Covid-19 karena badan tersebut belum mengizinkan penggunaan obat tersebut.

“Ivermectin adalah obat kuat dan program akses diperluas (EAP) bukan persetujuan izin edar, oleh karena itu kami mendorong industri farmasi yang memproduksi obat dan siapa pun untuk tidak mempromosikan obat itu,” tulis situs web BPOM, Rabu, 21 Juli.


Read More : 5 Cara yang Dapat Dilakukan untuk Menenangkan Diri saat Marah

Obat ini, kata BPOM, tergolong obat yang diduga berpotensi melawan Covid-19. Namun perlu pembuktian lebih lanjut melalui uji klinis yang diadakan oleh lembaga kajian kebijakan Kementerian Kesehatan.

Penggunaan obat secara lebih luas oleh Kementerian Kesehatan dan fasilitas kesehatan harus mendapatkan persetujuan dari BPOM yang nantinya akan dimasukkan dalam skema EAP. Suatu obat diakui sebagai obat EAP ketika badan pengatur kesehatan menganggap perlu untuk digunakan dalam situasi darurat.



Read More : Kemenkes: Waspada Varian Baru COVID-19 C.1.2 yang Menyerang Siapa Pun

BPOM sebelumnya telah mengeluarkan petunjuk teknis penggunaan obat dalam Program Perluasan Akses.





Loading...