Wednesday, 28 Jul 2021

Singapura dan Australia Ikut Membantu Indonesia Melawan Covid-19

news24xx


Foto : JakartaGlobeFoto : JakartaGlobe

NEWS24.CO.ID - Tetangga dekat Singapura dan Australia memberikan bantuan medis untuk membantu Indonesia memerangi lonjakan dramatis dalam kasus Covid-19.

Pada Jumat pagi, dua pesawat C-130 Angkatan Udara Singapura meninggalkan Lanud Paya Lebar untuk mengantarkan bantuan medis tahap awal ke Jakarta. Bantuan tersebut meliputi tabung oksigen, konsentrator oksigen, dan ventilator. Singapura juga meluncurkan alat pelindung diri, termasuk masker bedah dan N95, sarung tangan, dan gaun pelindung.

"Sebagai tetangga dan mitra dekat, kami berdiri dalam solidaritas dengan Indonesia dalam memerangi Covid-19," kata Menteri Luar Negeri Singapura Vivian Balakrishnan dalam akun Facebook-nya, Jumat.


Read More : Mengerikan, Insiden Tanah Longsor dan Banjir Melanda Kamp-kamp Rohingya di Bangladesh

Vivian menulis bahwa dia telah berbicara dengan timpalannya dari Indonesia Retno Marsudi awal pekan ini mengenai peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia.

“Saya tegaskan dukungan Singapura terhadap upaya Indonesia menahan pandemi. Kami berharap bantuan ini dapat menambah jerih payah mereka yang berada di garda terdepan di Indonesia,” kata Vivian.

Menurut Kementerian Luar Negeri dalam pernyataan terpisah, Indonesia mengharapkan total 1.200 ventilator dari Singapura dan Australia tiba hari ini. Dari jumlah itu, 1.000 ventilator berasal dari Australia. Singapura juga mengirimkan sekitar 256 tangki oksigen kosong 50 liter.

Pengiriman Singapura juga mencakup tiga puluh konsentrator oksigen yang dibeli. Sebelumnya, pemerintah Indonesia telah membeli 10.000 oksigen konsentrator dari Singapura, kata Kementerian Luar Negeri.



Read More : Seorang Warga Palestina Dipukuli Sampai Mati di Dalam Tahanan Israel

Kementerian melaporkan bahwa negara lain telah menawarkan bantuan dalam bentuk vaksin, obat-obatan, dan persediaan medis lainnya. Diantaranya adalah AS, Belanda, Australia, Jepang, Inggris, Singapura. Serta UEA, India, Cina, dan entitas internasional lainnya.

Indonesia terus mendorong solidaritas dan kerja sama global di tengah pandemi.

“Tidak ada yang aman sampai semua orang aman,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di berbagai kesempatan.





Loading...