Wednesday, 28 Jul 2021

Dicekal Oleh AS, Huawei Dan ZTE Berhasil Mengontrol Pasar 5G Global Sebagai gantinya

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Amerika Serikat (AS) telah melarang sejumlah besar perusahaan China seperti Huawei dan ZTE untuk berpartisipasi membangun infrastruktur 5G. Akibatnya, negara lain yang berafiliasi dengan Amerika juga melarang kedua perusahaan tersebut.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu 16 Juni, hal itu terjadi karena Huawei dituding menjadi mata-mata pemerintah China dalam mengolah data pengguna. Padahal, tuduhan itu tidak mempengaruhi pasar global.


Read More : Rusia Kembangkan Pelempar Granat Baru, Akurat Menembak Tank Dari Jarak 1.000 Meter

Berdasarkan data yang dirilis Omdia, Huawei dan ZTE merupakan pemimpin pasar global terbesar dalam infrastruktur 5G pada kuartal pertama tahun 2021. Berikutnya adalah Ericsson dan Nokia dalam hal pengiriman 5G NR (New Radio).

Sedangkan dari segi pendapatan 5G NR, Huawei masih memimpin pasar, disusul Ericsson di posisi kedua. ZTE berada di peringkat ketiga dengan peningkatan signifikan dari 5,8 persen pada periode yang sama tahun lalu menjadi 16,4 persen tahun ini.



Read More : NASA Membawa Cumi-Cumi ke Luar Angkasa Dengan Roket SpaceX

Selanjutnya dari sisi pengembangan 5G, kecepatan dan intensitas investasi di kawasan Asia-Pasifik sangat besar, disusul Amerika Utara dan EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika).

Akhirnya, pada kuartal pertama tahun 2021, China telah membangun total 819.000 BTS 5G, yang merupakan lebih dari 70 persen BTS 5G yang digunakan secara global, yang mencakup kota-kota di atas tingkat prefektur di negara tersebut.





Loading...