Wednesday, 28 Jul 2021

Jakarta Perpanjang PPKM Mikro Saat Kasus Aktif Meroket Jadi 19.096

news24xx


Foto : TempoFoto : Tempo

NEWS24.CO.ID - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat skala mikro atau PPKM Mikro hingga 28 Juni 2021. Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan keputusan itu diambil karena lonjakan kasus Covid-19 yang mengkhawatirkan di ibu kota.

"Dalam dua pekan terakhir ini terus terjadi peningkatan bahkan cenderung melonjak hingga 14 Juni 2021. Kasus aktif di Jakarta mencapai 19.096 atau bertambah 9.000," kata Widyastuti dalam keterangan tertulisnya. keterangan tertulis pada Selasa, 15 Juni.


Read More : Cadangan Devisa Indonesia Tumbuh Menjadi USD137,1 Triliun di Bulan Juni

Selain itu, Jakarta mencatat lebih dari 2.000 kasus baru per hari dalam beberapa hari terakhir, sehingga angka positif kasus mencapai 17,9 persen.

Isu lain yang menjadi perhatian adalah munculnya varian virus baru atau mutasi virus dari luar negeri yang sudah masuk ke Jakarta.

Widyastuti mengatakan beberapa varian perlu diwaspadai, terutama varian delta atau dikenal dengan B1617.2 yang penyebarannya cepat, dan varian beta atau B1351 yang mudah memperburuk gejala atau membuatnya lebih mematikan.



Read More : Citilink Perkenalkan Royal Green: Kelas Ekonomi Dengan Fasilitas Penerbangan Eksklusif

“Varian baru ini cukup merepotkan karena memiliki kemampuan sendiri untuk menginfeksi kita. Meski studi terbaru menunjukkan bahwa semua varian masih bisa diantisipasi dengan vaksin, hal ini harus benar-benar kita sadari bersama,” tegas Widyastuti.

PPKM Mikro juga diperpanjang karena meningkatnya tingkat hunian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan Covid-19 ibu kota. Hingga Juni, 78 persen atau 5.752 dari total 7.341 tempat tidur isolasi dan 71 persen atau 773 dari 1.086 tempat tidur ICU telah terisi dalam dua minggu terakhir.





Loading...