Sunday, 20 Jun 2021

Nasib Hewan Jalanan Selama Pandemi, Hidup Kelaparan Hingga Mati Mengenaskan

news24xx


Foto : MstarFoto : Mstar

NEWS24.CO.ID -  SEJAK pandemi melanda dunia, tidak hanya manusia yang terkena infeksi Covid-19 tetapi juga hewan seperti kucing dan anjing liar juga terkena dampaknya. Situasi saat ini telah menyebabkan banyak dari hewan lucu ini dibiarkan tanpa makanan sampai beberapa mati kelaparan.

Sadar bahwa nasib hewan juga perlu dipertahankan, Pet Lovers Center (PLC) tahun lalu berhasil mengumpulkan 6.900 kilogram makanan hewan melalui kampanye Pet Food Drive yang digelar untuk kelima kalinya.


Read More : Australia Menambahkan Koala Dalam Daftar Spesies Terancam Punah

Pakan ternak tersebut didonasikan langsung kepada empat Kelompok Kesejahteraan Hewan (AWG).

Mengangkat tema 'Tempat Penampungan Hewan Perlu Bantuan Saat Covid-19 Juga!' kampanye tersebut diadakan dengan tujuan mengumpulkan dana untuk membantu kelompok-kelompok yang membela nasib hewan-hewan ini selama pandemi.

"Covid-19 berdampak besar pada pekerjaan amal yang dilakukan oleh AWG di seluruh negeri. Kami merasa terhormat dapat membantu meningkatkan pakan ternak. Yang paling membanggakan, jumlah makanan yang berhasil dikumpulkan pada tahun 2021 dua kali lipat dari tahun sebelumnya dan ini adalah hasil dari keprihatinan warga Malaysia," kata Managing Director PLC Malaysia Bryan Boo.



Read More : Pembalap NASCAR Landon Cassill Menerima Gaji Menggunakan Bitcoin

Kolaborasi ini juga melibatkan Paws Animal Welfare Shelter (PAWS) - penampungan 500 satwa di Petaling Jaya, Save A Stray Malaysia (SASM) - sebuah lembaga swadaya masyarakat yang fokus mendidik masyarakat tentang satwa.

Selain itu, Homeless and Orphan Pets Exist (HARAPAN) - penampungan hewan peliharaan berbasis di Johor dengan lebih dari 3.000 hewan dan Cat Beach Sanctuary (CBS) - penampungan kucing yang menampung 300 kucing di Penang.

Organisasi-organisasi ini banyak berperan dalam penyelamatan hewan kurang mampu dan saat ini mereka membutuhkan bantuan berupa makanan. Sementara itu, Bryan mengatakan PLC Malaysia menyadari pandemi saat ini dan pengendalian pergerakan yang mempengaruhi AWG secara nasional termasuk dalam hal keuangan, stok makanan dan tenaga kerja.

Untuk itu, kampanye juga diadakan secara online yang semakin memudahkan masyarakat dalam membuang barang belanjaan sekaligus berkontribusi untuk tujuan mulia tersebut.





Loading...