Monday, 19 Apr 2021

Beijing Memperingatkan Washington Untuk Tidak Mencoba Memboikot Olimpiade Musim Dingin 2022

news24xx


Foto : VOIFoto : VOI

NEWS24.CO.ID - Pemerintah China telah memperingatkan Amerika Serikat untuk tidak mencoba memboikot Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing. Beijing mengeluarkan peringatan itu, setelah Washington mengatakan sedang membahas pendekatan bersama dengan sekutunya tentang keluhan pelanggaran hak asasi manusia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian membenarkan bahwa mereka menolak semua tuduhan pelanggaran hak asasi manusia terhadap etnis minoritas di wilayah Xinjiang. Zhao memperingatkan reaksi keras dari China, atas potensi boikot Olimpiade Beijing 2022.

"Politisasi olahraga akan merusak semangat Piagam Olimpiade dan kepentingan para atlet dari semua negara," kata Zhao saat berpidato di depan Koreatimes, Kamis, 8 April.


Read More : Inilah 20 Pemilik Tim Olahraga Tajir Teratas Dunia, Mukesh Ambani Berada di Urutan Terbatas Dengan Harta Rp 1.227 Triliun

"Komunitas internasional, termasuk Komite Olimpiade Amerika Serikat tidak akan menerimanya," lanjut Zhao.

Kelompok hak asasi manusia memprotes China menjadi tuan rumah Olimpiade Musim Dingin, yang akan diadakan mulai Februari 2022. Mereka mendesak boikot atau tindakan lain untuk menarik perhatian atas tuduhan pelecehan China terhadap warga Uighur, Tibet, dan Hong Kong.

Secara terpisah, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengatakan kemungkinan memboikot Olimpiade. Namun, seorang pejabat senior kemudian mengatakan boikot itu belum dibahas.

Komite Olimpiade Internasional dan Komite Olimpiade dan Paralimpiade Amerika Serikat. sebelumnya mengatakan bahwa mereka menentang boikot.

Penentangan itu diulangi oleh Susanne Lyons, Ketua Dewan Direktur Komite Paralimpiade Olimpiade Amerika Serikat, pada konferensi pers hari Rabu.



Read More : Inggris Akan Menyebarkan Operator ke Kawasan Indo-Pasifik

"Kami di USOPC menentang pemboikotan atlet, karena terbukti berdampak negatif pada atlet, sementara tidak secara efektif menangani masalah global di masa lalu," kata Lyons.

Lyons menjelaskan, panitia tidak ingin meminimalisir masalah HAM serius yang terjadi di China. Namun dia yakin para diplomat, utusan perdagangan, dan pejabat pemerintah lainnya lebih baik dalam menangani masalah ini.

Boikot juga memberikan tekanan yang tidak adil pada sponsor perusahaan, yang memberikan sebagian besar dukungan finansial untuk atlet dan program atletik dalam jangka panjang, tidak hanya untuk acara tertentu, katanya.

Sementara itu, Sekretaris Pers Gedung Putih Jen Psaki mengonfirmasi pada Rabu bahwa Gedung Putih tidak melihat boikot Olimpiade Musim Dingin 2022 di Beijing. "Kami belum membahas, dan tidak membahas, boikot bersama dengan sekutu dan mitra," katanya.

Ketika ditanya apakah Pemerintah Amerika Serikat akan mencegah orang Amerika bepergian ke China, dia menjawab secara diplomatis. “Pemerintahan Presiden Joe Biden berharap pada saat acara ini, kita berada pada titik di mana cukup banyak orang di seluruh negeri, dan semoga di seluruh dunia telah divaksinasi COVID-19,” pungkasnya.





Loading...